Pemkab Muba Tegaskan Terbuka terhadap Kritik, Video Aspirasi Warga di Media Sosial Jadi Bahan Evaluasi

SEKAYU, Viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat menyusul beredarnya video berisi aspirasi warga di media sosial.

Pemkab memastikan setiap kritik, masukan, maupun saran yang disampaikan masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muba, Daud Amri, SH, mengatakan Pemerintah Kabupaten Muba menghargai seluruh bentuk aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk melalui media sosial.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, pemerintah daerah terus membangun pola komunikasi yang terbuka, transparan, dan responsif terhadap berbagai masukan dari masyarakat.

“Kami tidak anti kritik. Justru kritik dan saran yang disampaikan secara santun merupakan bagian dari kontrol sosial yang sangat penting untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Daud.

Baca Juga :  Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Musi Banyuasin Perkuat Evaluasi Kinerja Terpadu

Ia menegaskan, setiap informasi maupun aspirasi yang berkembang akan ditelusuri berdasarkan fakta di lapangan agar pemerintah memperoleh gambaran yang objektif sebelum mengambil langkah lanjutan.

Apabila dari hasil penelusuran ditemukan adanya persoalan dalam pelayanan publik ataupun pelaksanaan pembangunan, maka perangkat daerah terkait akan segera melakukan tindak lanjut sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

“Setiap masukan yang bersifat membangun akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Daud juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab dengan mengedepankan data, fakta, dan etika dalam bermedia sosial. Menurutnya, penyampaian informasi yang akurat sangat penting agar tidak memunculkan kesalahpahaman maupun persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Muba Terima Kunjungan Ombudsman RI Sumsel,  Bahas Optimalisasi Pelayanan Administrasi Pertanahan Tingkat Desa dan Lurah di Muba

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tetap berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik melalui evaluasi berkelanjutan, komunikasi yang terbuka, serta penyelesaian setiap persoalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, seluruh program pembangunan daerah dipastikan tetap berjalan secara konsisten melalui proses perencanaan yang matang, komprehensif, serta mengacu pada regulasi yang berlaku.

Daud menjelaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah disusun dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung secara sistematis, terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Seluruh program Pemkab Muba dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Dengan perencanaan yang matang dan terukur, kami optimistis seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Musi Banyuasin,” pungkasnya. (dev/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *