Semarang, viralsumsel.com – PSIS Semarang akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Persela Lamongan pada laga pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/1/2026), dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi PSIS yang tengah berjuang keluar dari papan bawah klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur). Hingga memasuki pekan ke-17, tim Mahesa Jenar masih tertahan di peringkat ke-9 dari 10 tim dengan koleksi delapan poin.
PSIS hanya unggul dua poin dari Persipal FC yang berada di dasar klasemen dengan enam poin, serta terpaut tiga poin dari Persiba Balikpapan di posisi kedelapan dengan raihan 11 poin. Kondisi ini membuat kemenangan menjadi target wajib bagi skuad asuhan Jafri Sastra demi menjaga peluang bertahan dan memperbaiki posisi di klasemen.
Di sisi lain, Persela Lamongan datang ke Semarang dengan kepercayaan diri tinggi. Laskar Joko Tingkir saat ini menempati peringkat keenam dengan 26 poin dan masih berpeluang menembus papan atas klasemen jika mampu mencuri poin di kandang PSIS.
Pelatih PSIS, Jafri Sastra, memastikan timnya berada dalam kondisi siap tempur. Ia mengakui bahwa masalah kekompakan tim sempat menjadi perhatian, menyusul banyaknya pemain baru yang bergabung musim ini. Namun, menurutnya, proses adaptasi kini mulai menunjukkan hasil positif.
“Fokus utama kami menjelang laga ini adalah meningkatkan kekompakan tim. Dengan banyaknya pemain baru, tentu dibutuhkan waktu untuk membangun chemistry, dan sekarang sudah jauh lebih baik,” ujar Jafri.
Ia pun berharap para pemain dapat tampil lebih maksimal dibanding pertandingan sebelumnya, demi mewujudkan target meraih tiga poin penuh di kandang sendiri.
Pertandingan ini juga menarik karena sarat dengan nuansa laga reuni. PSIS diperkuat sejumlah pemain yang sebelumnya berkostum Persela Lamongan pada musim ini. Nama-nama seperti Otavio Dutra, Alberto Goncalves (Beto), Ezteban Viscarra, serta Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Mario Londok, dan Fahmi Al Ayyubi dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.
“Kami sudah cukup memahami karakter permainan Persela karena ada beberapa mantan pemain mereka di dalam tim kami,” tambah Jafri Sastra.
Sebaliknya, Persela juga diperkuat mantan pemain asing PSIS, Luan Dias, yang kini menjadi bagian dari skuad Laskar Joko Tingkir. Kondisi ini diprediksi membuat pertandingan berlangsung sengit dan penuh gengsi. (bbs)






