PALEMBANG, viralsumsel.com – Memasuki pekan ketiga masa latihan jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, mulai memusatkan perhatian pada penguatan lini pertahanan. Program tersebut menjadi fokus utama untuk menjaga konsistensi performa tim jelang lanjutan kompetisi.
Fokus latihan tersebut terlihat jelas dalam sesi latihan yang digelar Kamis (18/12) pagi di Lapangan Panahan, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Para pemain Laskar Juaro tampak menjalani berbagai menu latihan bertema bertahan, mulai dari organisasi lini belakang, transisi bertahan ke menyerang, hingga penerapan compact defence.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menjelaskan bahwa pada pekan ketiga ini, materi latihan memang lebih diarahkan pada aspek bertahan secara kolektif.
“Di minggu ketiga ini kami lebih banyak memberikan materi tentang pertahanan. Bagaimana tim bertahan, bagaimana melakukan transisi saat kehilangan bola, dan bagaimana menjaga pertahanan tetap rapat serta terorganisasi,” ujar Nilmaizar, yang sebelumnya dikenal sebagai pelatih Dewa United.
Langkah tersebut dinilai tepat mengingat Sumsel United sejauh ini memiliki catatan pertahanan yang cukup solid di Grup A Wilayah Barat. Hingga memasuki pekan ke-12, lini belakang yang dikomandoi Azis Hutagalung dan rekan-rekannya baru kebobolan 14 gol.
Catatan tersebut menyamai rekor kebobolan Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan. Sementara itu, tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini masih dipegang Garudayaksa FC yang baru kemasukan tujuh gol, disusul FC Bekasi City dengan sembilan gol.
Di sisi lain, sejumlah tim pesaing mencatatkan jumlah kebobolan yang lebih tinggi. Adhyaksa FC Banten telah kemasukan 15 gol, Persekat Tegal 18 gol, Persikad Depok 19 gol, PSPS Pekanbaru 22 gol, sementara Sriwijaya FC menjadi tim dengan kebobolan terbanyak sejauh ini, yakni 33 gol.
Nilmaizar menegaskan bahwa meskipun statistik pertahanan cukup baik, evaluasi dan perbaikan tetap menjadi kebutuhan utama agar performa tim semakin stabil pada paruh kompetisi berikutnya.
Untuk mengukur sejauh mana efektivitas program latihan pekan ketiga ini, Sumsel United dijadwalkan akan menggelar internal game pada Jumat (19/12). Laga uji coba internal tersebut akan berlangsung pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
“Internal game ini penting untuk mengaplikasikan semua hasil latihan selama satu pekan terakhir. Dari situ kita bisa melihat kerja sama antar lini, progres pemain, dan apa saja yang masih perlu diperbaiki,” pungkas Nilmaizar. (bbs)






