Swiss, viralsumsel.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanfaatkan momentum kehadirannya di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, untuk bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane.
Pertemuan istimewa tersebut berlangsung di sela-sela agenda forum internasional dan menjadi sorotan publik setelah dibagikan langsung oleh Presiden Prabowo melalui akun media sosial resminya, Jumat (23/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tidak hanya bersama Zidane, Prabowo juga bertemu dengan Theo Zidane, putra legenda sepak bola asal Prancis itu. Presiden Prabowo hadir didampingi putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, yang turut mengikuti perbincangan santai tersebut.
“Hari ini, di sela World Economic Forum, saya berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane, yang hadir bersama putranya Theo Zidane,” tulis Presiden Prabowo dalam keterangannya.
Dalam pertemuan itu, Prabowo tampak menaruh perhatian terhadap perkembangan generasi muda pesepak bola. Ia secara langsung menanyakan perjalanan karier Theo Zidane yang kini berusia 23 tahun. Theo pun menjelaskan bahwa dirinya saat ini tengah berkiprah bersama Córdoba CF, klub yang berlaga di Divisi Segunda Spanyol.
Percakapan ringan tersebut mencerminkan ketertarikan Presiden Prabowo terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola, yang selama ini dikenal sebagai salah satu alat pemersatu bangsa. Pertemuan ini juga menunjukkan bagaimana forum global seperti WEF tidak hanya menjadi ruang diskusi ekonomi dan geopolitik, tetapi juga menjadi ajang pertemuan tokoh-tokoh lintas bidang.
Zinedine Zidane sendiri merupakan salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Ia mencapai puncak karier sebagai pemain dengan membawa Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Di level klub, Zidane mencatatkan prestasi gemilang bersama Juventus dan Real Madrid, serta dikenang sebagai maestro lini tengah dengan visi dan teknik kelas dunia.
Kesuksesan Zidane berlanjut setelah gantung sepatu. Sebagai pelatih, ia mencetak sejarah dengan membawa Real Madrid meraih gelar Liga Spanyol dan tiga trofi Liga Champions Eropa secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum tertandingi hingga kini.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan Zidane di Davos pun menjadi simbol dialog lintas negara dan lintas bidang, sekaligus mencerminkan perhatian Indonesia terhadap peran olahraga dalam diplomasi dan pembangunan karakter generasi muda. (bbs)






