PALEMBANG, viralsumsel.com – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang dari Hutamrin, SH, MH kepada penggantinya M. Ali Akbar, SH, MH, yang berlangsung khidmat di Hotel Arista Palembang, Senin (3/11/2025).
Momen ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga simbol kesinambungan sinergi antara lembaga penegak hukum dan Pemerintah Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Hutamrin mengenang perjalanan tugasnya di Palembang yang penuh tantangan dan pembelajaran. Ia mengisahkan berbagai kasus yang pernah ditangani serta bagaimana jajaran Kejari berusaha menegakkan keadilan yang berimbang antara kepastian hukum dan rasa kemanusiaan.
“Selama bertugas di Palembang, kami belajar bahwa keadilan tak hanya soal menghukum, tapi juga memanusiakan. Dengan dukungan CSR dari BNI, kami membantu tersangka yang mengalami kesulitan ekonomi dengan memberikan gerobak bakso sebagai modal usaha. Harapannya mereka bisa bangkit dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ujar Hutamrin dengan nada haru.
Sementara itu, Kepala Kejari Palembang yang baru, M. Ali Akbar, mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali ke tanah kelahiran setelah 23 tahun bertugas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Maluku Utara hingga Lampung Tengah.
“Alhamdulillah, kini saya kembali ke Palembang. Kami siap melanjutkan capaian positif yang sudah dirintis Pak Hutamrin dan memperkuat sinergi dengan Pemkot serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Palembang yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kehadiran Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, dalam acara tersebut menjadi penanda kuatnya hubungan kerja antara Pemkot dan Kejari. Dalam sambutannya, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Hutamrin dalam mendukung pembangunan kota melalui pendampingan hukum.
“Pak Hutamrin bukan hanya penegak hukum, tapi juga mitra strategis Pemkot. Banyak persoalan aset dan proyek daerah yang terselesaikan berkat kerja cepat dan koordinasi beliau. Kami optimistis kerja sama yang baik ini akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan Pak Ali Akbar,” ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, peran kejaksaan tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan tanpa menghambat progres pembangunan.
Acara pisah sambut ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Palembang, pimpinan DPRD Kota Palembang, Kapolrestabes Palembang, Sekda Kota Palembang, perwakilan TP PKK, BUMN/BUMD, pelaku usaha, serta para pejabat OPD. Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama dalam suasana penuh keakraban. (bbs)








