Ribuan Warga Padati Tepian Sungai Musi, Ogan Ilir Juara 1 Perahu Bidar 2026

PALEMBANG, viralsumsel.com – Ribuan warga dan wisatawan memadati tepian Sungai Musi untuk menyaksikan Puncak Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Festival tahunan yang menjadi salah satu ikon budaya masyarakat Sumatera Selatan tersebut berlangsung meriah. Sungai Musi yang menjadi salah satu identitas Kota Palembang berubah menjadi pusat perhatian masyarakat sekaligus panggung besar untuk menampilkan kekayaan tradisi, budaya dan semangat kebersamaan.

Tahun ini, Festival Perahu Bidar Tradisional semakin mendapat perhatian setelah masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata RI.

Sebanyak 12 tim mengikuti lomba Perahu Bidar utama. Selain itu, terdapat 17 peserta yang ambil bagian dalam Parade Perahu Motor Hias dengan menampilkan berbagai kreasi dan dekorasi di atas perairan Sungai Musi.

Perahu Bidar Jadi Simbol Budaya dan Gotong Royong

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, Festival Perahu Bidar tidak sekadar menjadi ajang perlombaan olahraga air. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya dan sejarah masyarakat Palembang.

Menurutnya, keberadaan Sungai Musi memiliki hubungan erat dengan perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Palembang. Karena itu, festival tersebut menjadi momentum untuk menjaga ingatan kolektif sekaligus memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerah.

Ratu Dewa juga menilai pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  RDPS Komitmen Tingkatkan Kualitas Puskesmas dan Berikan Insentif Kader Posyandu

Kehadiran wisatawan di Palembang diharapkan tidak hanya berhenti pada kunjungan ke ikon Jembatan Ampera. Wisatawan juga dapat menikmati berbagai tradisi dan kebudayaan yang masih hidup di sepanjang Sungai Musi.

“Festival ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga bagaimana kita merawat sejarah, identitas dan kebanggaan masyarakat Palembang terhadap Sungai Musi,” ujarnya.

Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

Semarak Festival Perahu Bidar juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan warga dan wisatawan menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pedagang kuliner, pelaku ekonomi kreatif hingga komunitas seni lokal.

Ratu Dewa menilai kegiatan budaya seperti Festival Perahu Bidar memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari kalender pariwisata Kota Palembang.

Selain menjadi hiburan masyarakat, festival juga dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal dan kuliner khas Palembang.

Ia mengibaratkan kekompakan para pendayung yang bekerja secara bersama-sama untuk menggerakkan perahu sebagai gambaran semangat gotong royong.

Menurutnya, semangat tersebut juga penting diterapkan dalam membangun Kota Palembang. Kemajuan daerah membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas serta berbagai elemen lainnya.

Ogan Ilir Raih Juara 1 Perahu Bidar

Persaingan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 berlangsung sengit. Berdasarkan hasil perlombaan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) berhasil keluar sebagai juara pertama.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Palembang Serahkan 30 Sertifikat Elektronik Aset Daerah ke Pemkot Palembang

Sementara itu, posisi juara kedua diraih Sinar Permata Lahat, sedangkan PMPB Sumsel menempati posisi juara ketiga.

Untuk kategori juara harapan, Dinas Perhubungan Kota Palembang meraih Harapan 1, Kabupaten OKI sebagai Harapan 2, dan Perumda Tirta Musi Palembang berada di posisi Harapan 3.

Berikut daftar pemenang Festival Perahu Bidar Tradisional 2026:

Juara 1: Kabupaten Ogan Ilir
Juara 2: Sinar Permata Lahat
Juara 3: PMPB Sumsel
Harapan 1: Dinas Perhubungan Kota Palembang
Harapan 2: Kabupaten OKI
Harapan 3: Perumda Tirta Musi Palembang

Untuk hadiah, juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp25 juta, juara kedua Rp22,5 juta, dan juara ketiga Rp20 juta.

Sementara itu, juara Harapan 1 mendapatkan Rp17,5 juta, Harapan 2 sebesar Rp15 juta, dan Harapan 3 memperoleh Rp12,5 juta.

Adapun untuk kategori Parade Perahu Motor Hias, Perumda Tirta Musi Palembang berhasil menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp7,5 juta.

Meriahnya Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 sekaligus menunjukkan bahwa Sungai Musi tidak hanya memiliki nilai sejarah bagi Palembang, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai ruang kebudayaan, pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat.

Dengan masuknya festival tersebut dalam KEN 2026, Festival Perahu Bidar diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Palembang. (nto/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *