PALEMBANG, viralsumsel.com – Kabar perubahan kepemilikan Sriwijaya FC membawa harapan baru bagi pendukung klub kebanggaan Sumatera Selatan. Selamat Raharjo Gumay, S.H. disebut resmi mengambil alih kepemilikan klub berjuluk Laskar Serunting Sakti tersebut dan berkomitmen mengembalikan kejayaan tim di pentas sepak bola nasional.
Peresmian akuisisi berlangsung di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (31/10/2026). Acara tersebut dihadiri ribuan suporter dari berbagai kelompok, di antaranya Singa Mania, Ultras Palembang, dan S-MAN. Kehadiran para pendukung menjadi gambaran besarnya harapan masyarakat Sumsel terhadap masa depan Sriwijaya FC.
Dalam struktur manajemen baru, Selamat Raharjo Gumay, S.H. dipercaya menempati posisi Presiden Klub. Sementara itu, M. David ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) untuk mendampingi pengelolaan klub dalam menghadapi tantangan ke depan.
Pergantian kepemilikan dan struktur manajemen ini diharapkan menjadi momentum pembenahan Sriwijaya FC, terutama setelah klub mengalami penurunan performa dan harus berjuang di kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia.
Manajemen Baru Bertekad Pulihkan Kejayaan Sriwijaya FC
Presiden Klub Sriwijaya FC, Selamat Raharjo Gumay, mengakui bahwa kondisi tim saat ini belum berada pada situasi ideal. Perjalanan klub untuk kembali bersaing di level yang lebih tinggi membutuhkan kerja keras, perencanaan matang, serta dukungan dari seluruh elemen.
Meski waktu yang tersedia dinilai cukup terbatas, manajemen baru menyatakan akan berupaya maksimal untuk membenahi klub dan mengembalikan kepercayaan publik.
Dalam sambutannya di hadapan para suporter, Selamat Raharjo Gumay menegaskan bahwa kondisi Sriwijaya FC saat ini tidak akan menyurutkan semangat manajemen untuk berjuang.
Ia menyampaikan komitmen untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi mengangkat kembali nama besar Sriwijaya FC yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.
Target Kembali ke Liga 2 Indonesia
Salah satu target utama yang dicanangkan manajemen baru adalah membawa Sriwijaya FC keluar dari keterpurukan di Liga 3 dan kembali menempati posisi di Liga 2 Indonesia.
Target tersebut menjadi langkah awal sebelum klub berupaya menembus kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional. Namun, perjalanan menuju kebangkitan tentu membutuhkan konsistensi, penguatan tim, manajemen yang profesional, serta dukungan penuh dari suporter dan masyarakat Sumsel.
Sriwijaya FC memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Indonesia. Karena itu, upaya mengembalikan kejayaan klub tidak hanya menjadi tanggung jawab manajemen, tetapi juga menjadi harapan bersama masyarakat Sumatera Selatan.
Suporter Sambut Era Baru Laskar Serunting Sakti
Antusiasme ribuan suporter yang hadir dalam acara peresmian akuisisi menunjukkan bahwa Sriwijaya FC masih memiliki basis pendukung yang kuat.
Kelompok suporter seperti Singa Mania, Ultras Palembang, dan S-MAN diharapkan terus memberikan dukungan positif bagi perjalanan klub. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membangun kembali semangat para pemain serta menciptakan atmosfer yang kondusif bagi kebangkitan tim.
Dengan hadirnya Selamat Raharjo Gumay sebagai Presiden Klub dan M. David sebagai CEO, Sriwijaya FC diharapkan memasuki babak baru yang lebih terarah.
Masyarakat Sumatera Selatan kini menantikan realisasi langkah-langkah konkret dari manajemen baru, mulai dari pembenahan organisasi, penguatan skuad, hingga strategi kompetisi.
Kebangkitan Sriwijaya FC menjadi harapan besar para pencinta sepak bola di Bumi Sriwijaya. Laskar Serunting Sakti diharapkan mampu kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan dan mengharumkan nama Sumatera Selatan di kancah sepak bola nasional. (bbs/ion)






