JAKARTA, viralsumsel.com – Persaingan di Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 atau Liga 2 Indonesia semakin memanas setelah seluruh laga pekan keempat rampung digelar.
Dua tim, Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten, sama-sama mengoleksi delapan poin dan memimpin klasemen sementara dengan catatan belum terkalahkan.
Sementara itu, PSMS Medan terus menempel di posisi ketiga dengan tujuh poin usai meraih kemenangan penting 3-1 atas Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (4/10/2025).
Kemenangan tersebut membuat skuad Ayam Kinantan memperbaiki posisi setelah sempat tertahan di papan tengah.
Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten Masih Tak Terkalahkan
Garudayaksa FC menunjukkan konsistensi luar biasa dengan torehan dua kemenangan dan dua hasil imbang dari empat laga.
Produktivitas tim asuhan pelatih muda mereka juga cukup mengesankan dengan sembilan gol dan hanya kebobolan tiga kali — menjadi pertahanan terbaik sejauh ini di Grup 1.
Tak mau kalah, Adhyaksa FC Banten tampil solid dengan catatan serupa (2 menang, 2 seri). Kedua tim akan berhadapan langsung pada pekan kelima di Stadion Pakansari, Sabtu (11/10/2025), yang berpotensi menjadi duel penentu posisi puncak sementara klasemen.
PSMS Medan Bangkit, FC Bekasi City Mulai Stabil
Di posisi ketiga, PSMS Medan mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
Setelah tampil mengecewakan di awal musim, anak asuh Kas Hartadi mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya. Kemenangan atas Sriwijaya FC menjadi momentum penting untuk menjaga asa bersaing di jalur atas.
Di tempat keempat, FC Bekasi City juga menunjukkan tren positif. Klub Bekasi itu kini mengemas tujuh poin dengan pertahanan tangguh—baru kebobolan dua gol sejauh ini—menjadi salah satu yang paling disiplin di kompetisi.
Sumsel United, Persikad, dan Persekat Tegal Berburu Konsistensi
Sumsel United yang berada di peringkat kelima (6 poin) masih belum stabil dalam performa. Setelah dua kemenangan beruntun, mereka harus menelan dua kekalahan pada laga berikutnya.
Hal serupa juga dialami Persikad dan Persekat Tegal, yang masing-masing mengoleksi lima poin. Kedua tim masih berpeluang menembus papan atas jika mampu tampil konsisten dalam dua pekan ke depan.
Persiraja, PSPS, dan Sriwijaya FC Masih Terpuruk
Tiga tim terbawah saat ini dihuni oleh Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, dan Sriwijaya FC.
Persiraja berada di posisi kedelapan dengan empat poin dari empat pertandingan, diikuti PSPS (2 poin) dan Sriwijaya FC (1 poin).
Khusus bagi Sriwijaya FC, hasil ini menjadi sinyal bahaya. Tim berjuluk Laskar Wong Kito belum sekalipun menang dan menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk, kebobolan 11 gol dari empat laga.
Dengan komposisi klasemen yang semakin ketat, pekan kelima akan menjadi ujian penting bagi tim-tim bawah untuk mulai bangkit, serta bagi tim-tim atas untuk mempertahankan posisi mereka di jalur perebutan tiket promosi. (bbs)






