Sriwijaya FC Dipermalukan PSPS Pekanbaru 0-6, Kekalahan Terbesar Era Coach Iwan Setiawan

Bekasi, viralsumsel.com – Hasil memprihatinkan kembali dialami Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-23 Pegadaian Championship.

Bertanding di Stadion Patriot Candrabhaga pada Jumat (3/4/2026) sore, tim berjuluk Laskar Wong Kito harus menelan kekalahan telak 0-6 dari PSPS Pekanbaru.

Sejak peluit awal dibunyikan pada pukul 15.30 WIB, PSPS tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Sriwijaya FC.

Gol pembuka tercipta cepat melalui Douglas Nonato Oliveira Cruz pada menit ke-16. Keunggulan tersebut membuat PSPS semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan.

Tak butuh waktu lama, Alfin Ismail Tuasalamony menggandakan keunggulan pada menit ke-22, sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39.

Menjelang turun minum, PSPS mendapat hadiah penalti yang sukses dieksekusi oleh Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho pada menit ke-45.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 4-0 untuk tim tamu.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Pegadaian Championship Sabtu 24 Januari 2026: Derby Sumsel hingga Duel Panas di Timur

Memasuki babak kedua, dominasi PSPS belum terbendung. Striker berpengalaman Hari Nur Yulianto menambah penderitaan Sriwijaya FC lewat dua gol masing-masing pada menit ke-57 dan 80.

Skor 6-0 bertahan hingga pertandingan usai, menandai kemenangan besar bagi PSPS Pekanbaru.

Di sisi lain, Sriwijaya FC sempat mencoba memberikan perlawanan melalui beberapa peluang yang diciptakan pemain seperti Reyhan Firdaus, Ananda Dhea Bagus Saputra, hingga Rendy Juliansyah.

Namun, rapatnya pertahanan PSPS serta kurang efektifnya penyelesaian akhir membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

Pertandingan juga diwarnai sejumlah pergantian pemain dan kartu kuning yang diterima Priest-Tyson Zachary Tobias pada menit ke-75.

Hingga menit-menit akhir, Sriwijaya FC tetap kesulitan keluar dari tekanan, bahkan beberapa peluang tambahan dari PSPS hampir kembali menambah keunggulan.

Baca Juga :  Gol Menit Akhir Persekat Tegal Bungkam Adhyaksa FC Banten di Serang

Kekalahan ini menjadi yang paling telak bagi Sriwijaya FC sejak ditangani pelatih Iwan Setiawan.

Hasil buruk ini sekaligus memperpanjang tren negatif tim dalam beberapa laga terakhir.
Dalam empat pertandingan sebelumnya, Sriwijaya FC juga gagal meraih poin penuh.

Mereka kalah 0-1 dari FC Bekasi City (16 Februari 2026), takluk 1-2 dari Persikad (20 Februari 2026), dibantai 0-3 oleh Sumsel United (28 Februari 2026), serta tumbang 1-2 dari Persiraja Banda Aceh (28 Maret 2026).

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan performa tim yang tengah mengalami penurunan signifikan.

Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih dan manajemen Sriwijaya FC untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam memperbaiki lini pertahanan yang tampak rapuh dalam beberapa pertandingan terakhir. (Bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *