viralsumsel.com ,PALEMBANG – Beberapa waktu lalu, sempat beredar pemberitaan yang menyebutkan bahwa Sriwijaya FC dipastikan gagal menggunakan Stadion Bumi Sriwijaya sebagai home base mereka.
Namun, manajemen klub segera memberikan klarifikasi terkait isu tersebut setelah melakukan pertemuan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Selatan di kantor Dispora Sumsel, Jalan Aerobik Palembang, pada Kamis (6/3/2025).
Faisal Mursyid Menyebut Pemberitaan Tidak Akurat
Faisal Mursyid, Asisten Direktur Kompetisi II dan Sekretaris Klub Sriwijaya FC, menanggapi pemberitaan tersebut dengan tegas. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar.
“Itu tidak benar bahwa Sriwijaya FC tidak bisa memakai Stadion Bumi Sriwijaya. Dispora Sumsel tetap membuka diri untuk klub ini, karena stadion ini memang sedang direnovasi.
Kami sudah mengajukan permohonan ke PSSI dan PT LIB untuk penggunaan stadion ini,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media di Palembang, Jumat (14/3/2025).
Penggunaan Stadion Bersifat Situasional
Lebih lanjut, Faisal menjelaskan bahwa penggunaan stadion untuk Sriwijaya FC musim depan, baik Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring maupun Stadion Bumi Sriwijaya, bersifat situasional.
Keputusan untuk memilih stadion akan didasarkan pada situasi dan kondisi yang ada, serta mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Kita akan melihat situasi dan kondisi stadion, apakah Jakabaring atau Bumi Sriwijaya. Semua itu harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Faisal.
Dalam hal ini, Faisal menyebutkan bahwa penggunaan Stadion Jakabaring juga memiliki ketentuan tertentu yang harus dipatuhi, di antaranya adalah kerjasama dengan PT JSC, yang mengelola stadion tersebut.
Begitu pula dengan Stadion Bumi Sriwijaya, yang pemakaiannya harus memenuhi Perda terkait aturan penyewaan dan aspek keamanan pertandingan. “Semua itu harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Faisal menekankan.
Dukungan Pemprov Sumsel Melalui PT JSC
Faisal juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Sumsel, khususnya melalui PT JSC (Jakabaring Sport City), yang telah memberikan dukungan kepada Sriwijaya FC, terutama selama kompetisi sebelumnya.
“Selama ini kami sangat berterima kasih kepada PT JSC dan Pemprov Sumsel yang telah mendukung kami. Sebelum kompetisi, kami diberi kesempatan untuk menggunakan lapangan latihan secara gratis. Itu adalah bentuk dukungan dari Pemprov Sumsel melalui Dispora,” kata Faisal.
Tak hanya itu, Faisal juga menyebutkan bahwa selama babak playoff, Sriwijaya FC mendapat potongan harga untuk penggunaan lapangan di Jakabaring, sebuah bentuk bantuan yang sangat berharga, mengingat perjuangan tim untuk bertahan di kompetisi.
“Kami bekerja sama dengan PT JSC untuk menyelamatkan tim ini. Ini semua berkat bantuan Pemprov Sumsel yang turut membantu kami,” lanjutnya.
Manajemen Sriwijaya FC menegaskan bahwa isu terkait kegagalan menggunakan Stadion Bumi Sriwijaya tidak benar.
Sebaliknya, Pemprov Sumsel melalui Dispora dan PT JSC tetap memberikan dukungan yang sangat berarti bagi tim berjuluk Laskar Wong Kito.
Ke depan, penggunaan stadion akan tetap disesuaikan dengan situasi dan regulasi yang ada, dengan harapan dapat mendukung kelancaran kompetisi dan kenyamanan para pemain serta suporter. (asa)











