PALEMBANG, viralsumsel.com – Upaya pengendalian penyakit menular, khususnya campak, di Palembang terus diperkuat melalui pendekatan promotif dan preventif.
Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah peluncuran layanan vaksinasi terpadu Imunicare di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH), Kamis (23/4/2026).
Peluncuran layanan ini dirangkaikan dengan webinar bertema pembaruan pencegahan campak dan optimalisasi pelayanan imunisasi yang digelar di Aula Graha Eksekutif lantai 8. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan bahwa kehadiran Imunicare merupakan langkah konkret dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas layanan imunisasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, layanan ini tidak hanya berfokus pada vaksinasi, tetapi juga pada edukasi kesehatan yang berkelanjutan. “Kehadiran Imunicare menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat. Tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa harus mendapatkan akses imunisasi yang memadai agar terhindar dari penyakit yang dapat dicegah, termasuk campak,” ujarnya.
Edukasi Jadi Kunci Tingkatkan Cakupan Imunisasi
Dewi menekankan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan yang baik harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya. Ia menilai literasi kesehatan menjadi faktor penting dalam meningkatkan cakupan imunisasi.
“Fasilitas sudah tersedia dan mudah dijangkau, khususnya di RSMH lantai 3. Tantangannya adalah bagaimana kita mendorong kesadaran masyarakat agar mau memanfaatkan layanan ini secara optimal,” jelasnya.
Tren Campak Mulai Melandai
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Apriana, mengungkapkan bahwa kasus campak di Palembang sempat mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Namun, berkat intervensi yang dilakukan secara masif, tren tersebut kini mulai menunjukkan penurunan.
“Kasus campak sempat mencapai puncak pada minggu epidemiologi ke-9. Namun setelah dilakukan imunisasi secara terarah, grafik kasus mulai melandai,” terangnya.
Ia menambahkan, selain imunisasi rutin, pihaknya juga mengintensifkan program imunisasi kejar (catch-up immunization) bagi anak usia 9 hingga 59 bulan guna memperkuat kekebalan kelompok atau herd immunity.
Vaksinasi Tak Hanya untuk Anak
Dari sisi layanan, Direktur Layanan Operasional RSMH, Rahmadian, menyoroti perubahan paradigma masyarakat terkait imunisasi.
Ia menjelaskan bahwa selama ini vaksin sering diidentikkan dengan anak-anak melalui layanan posyandu. Padahal, orang dewasa juga memiliki kebutuhan vaksinasi untuk mencegah berbagai penyakit seperti influenza, hepatitis, hingga penyakit pada kelompok berisiko tinggi.
“Melalui layanan Imunicare, kami menyediakan vaksinasi komprehensif untuk semua usia. Ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” jelasnya.
Kolaborasi Komunitas untuk Layanan Kesehatan
Lebih jauh, RSMH juga memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas pasien, seperti komunitas kanker payudara, talasemia, pasien hemodialisis, hingga epilepsi. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat dukungan sosial bagi pasien.
Dengan hadirnya layanan Imunicare, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem pencegahan penyakit menular di Palembang. (nto)






