Transformasi Sampah Jadi Energi, Ratu Dewa Tinjau Progres PSEL Keramasan yang Capai 81 Persen

PALEMBANG, viralsumsel.com – Upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong energi terbarukan terus digenjot Pemerintah Kota Palembang.

Wali Kota Ratu Dewa bersama Director Investment Danantara Indonesia, Fadli Rahman, meninjau langsung progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di kawasan Keramasan, Kertapati, Senin (20/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan proyek strategis nasional yang kini telah masuk dalam skema regulasi terbaru melalui PP 109/2025. Skema ini menjadi penyempurnaan dari regulasi sebelumnya, yaitu Perpres 35/2018.

Dalam keterangannya, Fadli Rahman mengungkapkan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari arahan langsung Prabowo Subianto yang menempatkan pengelolaan sampah sebagai prioritas nasional. Ia menegaskan, Palembang menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk menjalankan transformasi sistem pengelolaan sampah menuju teknologi yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami bergerak cepat bersama pemerintah kota. Targetnya, proses transisi ini dapat diselesaikan tahun ini sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif, ramah lingkungan, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Baznas Kota Palembang Award 2025, Apresiasi 42 UPZ dan Penggerak Zakat Berprestasi

Sementara itu, Ratu Dewa menegaskan bahwa proyek PSEL Keramasan bukan sekadar program berskala nasional, tetapi juga akan memberikan dampak langsung bagi warga Palembang. Ia menyebutkan, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 81 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

“Ini bukan hanya soal pengolahan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Kita ingin masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut. Selain itu, penggunaan teknologi ramah lingkungan menjadi syarat utama agar keberadaan PSEL tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, Ratu Dewa mendorong agar proyek ini turut melibatkan pelaku usaha kecil serta menyediakan fasilitas edukasi bagi pelajar, mulai dari tingkat TK hingga SMA. Menurutnya, PSEL Keramasan berpotensi menjadi pusat pembelajaran pengelolaan sampah modern di Sumatera Selatan.

“Kalau ini berjalan sesuai rencana, Palembang tidak hanya punya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga pusat energi dari limbah yang edukatif dan membanggakan,” tambahnya.

Baca Juga :  Penting! Cara Cek Press Release Resmi Danantara Indonesia

Dari sisi pengembang, Manager PT Indo Green Power, Satriawan Ming, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mempercepat penyelesaian proyek. Ia juga memastikan bahwa tenaga kerja lokal telah dilibatkan dan mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan teknis.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang, Akhmad Mustain, optimistis target operasional dapat tercapai. Ia menyebut potensi pasokan sampah dari daerah penyangga seperti Ogan Ilir dan Banyuasin akan menjadi penopang utama keberlanjutan operasional PSEL.

“Kolaborasi lintas daerah sangat penting. Selain memastikan pasokan sampah, kita juga ingin dampak ekonominya dirasakan masyarakat luas, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja,” jelasnya.

Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan lintas sektor, proyek PSEL Keramasan diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih di Palembang. (nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *