3 Fakta Menarik Usai PSMS Medan Takluk dari Persekat Tegal

DELI SERDANG, viralsumsel.com Hasil mengejutkan terjadi pada laga perdana Pegadaian Championship atau Liga 2 Indonesia 2025/26.

Tuan rumah PSMS Medan dipaksa menyerah 0-1 dari tamunya Persekat Tegal di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Jumat (12/9) malam WIB.

Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Kedua tim silih berganti menekan pertahanan lawan, tetapi babak pertama berakhir tanpa gol.

PSMS yang mengandalkan dukungan ribuan suporter gagal menembus rapatnya pertahanan Persekat.

Di babak kedua, situasi tak banyak berubah. Serangan PSMS berkali-kali kandas, sementara Persekat mencoba memanfaatkan celah lewat serangan balik cepat.

Drama akhirnya tercipta di masa tambahan waktu. Rocky Mandosir menjadi pahlawan Persekat setelah mencetak gol pada menit ke-90+5, sekaligus mengubur asa Ayam Kinantan meraih poin di laga pembuka.

Baca Juga :  PSSI Sumsel Gelar Workshop Piala Soeratin U-13 dan U-17 2025, Tekankan Disiplin dan Kepatuhan Regulasi

Berikut tiga fakta menarik dari duel sengit PSMS Medan vs Persekat Tegal:

1. Kemenangan Tandang Perdana Persekat dalam 231 Hari

Tiga poin di Medan terasa spesial bagi Persekat. Ini menjadi kemenangan tandang pertama mereka dalam enam laga terakhir.

Terakhir kali Persekat mencuri poin penuh di markas lawan terjadi saat menumbangkan Persewar 2-1 pada 24 Januari 2025. Butuh 231 hari bagi tim asal Tegal itu kembali meraih hasil manis di luar kandang.

2. Gol Perdana Rocky Mandosir

Gol kemenangan Persekat juga menjadi torehan spesial bagi Rocky Mandosir. Pemain muda berusia 21 tahun asal Papua itu akhirnya mencetak gol perdananya untuk Persekat sejak bergabung pada Januari 2025.

Baca Juga :  Aji Santoso Apresiasi Kerja Keras Pemain PSPS Meski Gagal Menang di Debutnya

Sejauh ini, Rocky sudah tampil delapan kali dan turut menyumbang dua assist sebelum mencatatkan namanya di papan skor.

3. Catatan Kandang PSMS Ternoda

Kekalahan ini menodai reputasi kandang PSMS Medan. Sebelumnya, Ayam Kinantan dikenal sangat tangguh saat bermain di depan pendukungnya.

Terakhir kali PSMS tumbang di kandang terjadi pada 14 Desember 2025 ketika dikalahkan Persiraja Banda Aceh 1-2. Artinya, rentetan ketangguhan kandang PSMS yang bertahan selama 272 hari akhirnya runtuh di tangan Persekat. (Lib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *