James Rodriguez dan Juan Fernando Quintero, Duet Emas Kolombia Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

JAKARTA, viralsumsel.com –  Tim Nasional Kolombia kembali bersiap tampil di panggung sepak bola terbesar dunia, Piala Dunia FIFA 2026, setelah absen pada edisi 2022 di Qatar. Di tengah munculnya generasi baru, dua nama senior tetap menjadi tumpuan harapan publik Kolombia, yakni James Rodriguez dan Juan Fernando Quintero.

Persahabatan yang telah terjalin sejak masa kanak-kanak membuat keduanya bukan hanya rekan setim, tetapi juga simbol perjalanan panjang sepak bola Kolombia dalam dua dekade terakhir. Kini, mereka bertekad membawa La Tricolor melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dengan pengalaman tampil di dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni Brasil 2014 dan Rusia 2018, James dan Quintero berpeluang mencatatkan penampilan ketiga mereka di turnamen empat tahunan tersebut.

Duet yang Pernah Bersinar di Rusia 2018

Salah satu momen paling berkesan dari kolaborasi James dan Quintero terjadi pada fase grup 2018 FIFA World Cup saat Kolombia menghadapi Poland.

Dalam laga yang berlangsung di Kazan Arena, Quintero sempat mengecoh lawan dengan gerakan yang seolah akan melepaskan tendangan keras dari sisi kanan kotak penalti. Namun, gelandang kreatif tersebut justru mengirim umpan terobosan cerdik kepada James. Tanpa banyak sentuhan, James kemudian mengirim bola ke depan gawang yang sukses disundul oleh Yerry Mina untuk membuka keunggulan Kolombia.

Gol tersebut menjadi awal kemenangan meyakinkan 3-0 atas Polandia yang membantu Kolombia melaju ke babak 16 besar. Sayangnya, perjalanan mereka terhenti setelah kalah adu penalti dari England.

Baca Juga :  Tim Voli Putri Sumsel Hentikan Sumut di Porwil

Persahabatan yang Dimulai Sejak Masa Kecil

Hubungan James dan Quintero jauh melampaui sepak bola profesional. Keduanya sudah saling mengenal sejak masih remaja dan meniti karier bersama melalui akademi sepak bola di Envigado, Kolombia.

Pada tahun 2005, keduanya pernah diabadikan dalam satu foto pada turnamen usia muda bergengsi Pony Futbol di Medellin. Saat itu, Quintero terpilih sebagai pemain terbaik turnamen, sementara James meraih penghargaan serupa pada edisi sebelumnya.

Foto tersebut kini dianggap sebagai simbol lahirnya dua talenta terbaik Kolombia yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional.

Quintero bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya dan James memiliki hubungan layaknya saudara kandung.

“Kami sudah bersama sejak kecil. Bisa bermain di Piala Dunia bersama adalah sesuatu yang selalu kami banggakan dan impikan,” ungkap Quintero dalam sebuah wawancara.

Sementara James menilai keberadaan Quintero di lapangan selalu memberikan pengaruh positif terhadap permainannya.

“Kami sudah bermain bersama sejak usia muda dan itu terlihat di lapangan. Kehadirannya membuat permainan saya menjadi lebih baik,” ujar James.

Tetap Menjadi Andalan di Usia Matang

Meski kini telah memasuki usia kepala tiga, keduanya masih menjadi bagian penting skuad Kolombia yang dilatih Nestor Lorenzo.

James Rodriguez yang kini berusia 34 tahun memperkuat Minnesota United FC di kompetisi MLS Amerika Serikat. Sementara Quintero yang berusia 33 tahun masih menjadi pemain penting bagi River Plate.

Pengalaman mereka sangat dibutuhkan Kolombia yang tergabung di Grup K bersama Uzbekistan, DR Congo, dan Portugal.

Kolombia akan memulai perjalanan mereka menghadapi Uzbekistan pada 17 Juni 2026 sebelum bertemu DR Congo dan menutup fase grup melawan Portugal.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 dalam Angka: Ronaldo Ukir Rekor Baru, Messi Tetap Raja, Manchester City Dominasi Skuad Peserta

Simbol Identitas Sepak Bola Kolombia

Dalam sejarah sepak bola Kolombia, peran gelandang kreatif selalu menjadi identitas utama. Setelah era Carlos Valderrama berakhir, tongkat estafet kreativitas berpindah kepada James Rodriguez dan Juan Fernando Quintero.

Keduanya dikenal memiliki visi bermain luar biasa, kemampuan mengatur tempo pertandingan, serta umpan-umpan presisi yang kerap membuka ruang bagi rekan setim.

Legenda sepak bola Kolombia, Francisco Maturana, bahkan pernah menyebut bahwa keberadaan James dan Quintero membuat gaya bermain Kolombia selalu identik dengan penguasaan bola dan kreativitas tinggi.

Dengan total 171 penampilan internasional dan 37 gol yang telah mereka sumbangkan untuk negara, duet ini masih diyakini mampu memberikan pengaruh besar bagi La Tricolor.

Mimpi Terakhir Menuju Kejayaan Dunia

Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir bagi James Rodriguez dan Juan Fernando Quintero untuk mengukir prestasi terbesar bersama tim nasional.

Setelah membantu Kolombia mencapai final 2024 Copa America sebelum kalah tipis dari Argentina, keduanya kini mengincar pencapaian yang lebih tinggi di panggung dunia.

Publik Kolombia berharap chemistry yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade itu kembali menghadirkan keajaiban di Amerika Utara.

Jika James dan Quintero mampu menemukan kembali kombinasi umpan, kreativitas, dan visi permainan terbaik mereka, bukan tidak mungkin Kolombia menjadi salah satu tim kuda hitam yang mampu mengejutkan dunia pada Piala Dunia 2026. (fifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *