Iklan Pemprov Sumsel
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi pembicara pada Yeosu-UEA Summit 2021, Kamis (30/9/2021). Foto : viralsumsel.com/devi
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi pembicara pada Yeosu-UEA Summit 2021, Kamis (30/9/2021). Foto : viralsumsel.com/devi

Alhamdulillah, Muba Turun ke PPKM Level I

VIRALSUMSEL.COM, MUBA – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021, Kabupaten Muba dinyatakan turun level PPKM dari level II ke level I.

“Ya, Alhamdulillah Muba PPKM level I, terus turun. Karena semua wilayah kecamatan Muba selama 5 hari belakangan zero pasien terpapar COVID-19 dan Di Musi Banyuasin sudah sangat landai,” ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Selasa, (5/10/2021).

Dikatakan Dodi, meski turun level I saya minta kita tetap melaksanakan prokes ketat jangan sampai kendor pengetatan aktifitas dan prokes tetap harus dijalankan dengan maksimal. “Prokes tetap harus dipatuhi,” ujar Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini.

Sejumlah pengetatan aktifitas yang dilonggarkan di wilayah PPKM Level I, beber Dodi, diantaranya pekerjaan non-esensial 75 persen kerja dari kantor atau work from office (WFO) jika sudah divaksin, pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dibagi menjadi 2 shift dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga :   Herman Deru Ingatkan Pansel KPID Sumsel Bekerja Independen dan Transparan 

“Lalu, toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen. Pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen,” terangnya.

Warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 75 persen dan buka hingga pukul 21.00.

“Sementara restoran di ruang terutup bisa buka dengan kapasitas 75 persen, Kegiatan belajar untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan
secara lebih ketat. Kegiatan peribadatan
pada tempat ibadah dapat dilakukan paling banyak 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan
secara lebih ketat serta memperhatikan
pengaturan teknis dari Kementerian Agama” tandasnya. (dev)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Peduli, Camat Rambutan Berikan Bantuan Pada Zahra Aulia

VIRALSUMSEL.COM, Banyuasin- Sebelumnya diketahui bahwa Zara Aulia berusia 7 bulan terkena air panas yang di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *