Dua Talenta Akademi Persela Promosi ke Tim Utama, Fajar dan Shobrian Siap Bersaing di Championship

LAMONGAN, viralsumsel.com – Persela Lamongan kembali memberikan ruang kepada pemain muda hasil pembinaan akademi untuk menembus skuad utama.

Pada musim 2026/27, dua talenta jebolan Akademi Persela Lamongan, Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah, resmi mendapatkan kesempatan bergabung dengan tim senior.

Keduanya kini menghadapi tantangan baru. Setelah sebelumnya berkembang melalui pembinaan di lingkungan akademi, Fajar dan Shobrian harus membuktikan kemampuan di level yang lebih tinggi serta bersaing dengan para pemain senior untuk mendapatkan kepercayaan pelatih Persela, Bima Sakti.

Promosi kedua pemain muda tersebut tidak datang secara instan. Fajar dan Shobrian lebih dulu mengikuti proses seleksi serta mendapat kesempatan menjalani program latihan bersama skuad utama Persela yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Dendy Sulistyawan dan rekan-rekannya.

Dalam proses tersebut, keduanya mampu menunjukkan performa yang membuat tim pelatih memberikan perhatian. Penampilan positif selama mengikuti sesi latihan akhirnya berujung pada keputusan manajemen Laskar Joko Tingkir untuk memberikan kontrak profesional kepada kedua pemain.

Bagi Fajar Az-zahir, promosi ke tim utama menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Pemain muda tersebut mengaku bangga karena akhirnya mendapat kesempatan mengenakan seragam tim kebanggaan masyarakat Lamongan di level senior.

Fajar menyebut bermain untuk Persela sudah menjadi impian yang ia tanamkan sejak masih kecil. Karena itu, kesempatan tersebut tidak ingin disia-siakan.

Baca Juga :  Kendal Tornado FC Usung Misi Kebangkitan Saat Tantang Persela Lamongan di Stadion Surajaya

“Rasanya sangat membanggakan dan saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan membela klub dari daerah sendiri. Sejak kecil saya memang punya keinginan untuk bermain bersama tim utama Persela,” ujar Fajar.

Namun, Fajar menyadari bahwa mendapatkan kontrak profesional bukan berarti perjuangannya selesai. Justru, promosi ke tim senior menjadi awal dari tantangan yang lebih berat.

Ia harus mampu bersaing dengan pemain lain dan menunjukkan konsistensi dalam latihan jika ingin mendapatkan kesempatan tampil pada pertandingan resmi. Target pribadi Fajar pun cukup jelas, yakni berusaha masuk dalam komposisi utama dan mencatatkan debut di kompetisi Championship.

Untuk mewujudkan target tersebut, Fajar menyadari masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama dari sisi fisik. Ia bertekad meningkatkan intensitas latihan agar mampu mengikuti tuntutan permainan di level profesional.

“Setelah promosi ini saya tentu harus bekerja lebih keras. Kondisi fisik juga menjadi bagian yang harus terus saya tingkatkan agar bisa bersaing dan mendapatkan kesempatan bermain di Championship,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Shobrian Widyansyah juga memiliki tekad yang sama. Pemain muda tersebut tidak ingin sekadar menjadi bagian dari daftar skuad utama Persela.

Shobrian ingin menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan pemain yang lebih berpengalaman. Ia pun menjadikan arahan Bima Sakti sebagai pedoman untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

Baca Juga :  FC Bekasi City Tumbang 2-3 dari Persikad, Widyantoro Tetap Apresiasi Perjuangan Tim

Menurut Shobrian, persaingan di tim utama justru menjadi motivasi tambahan untuk berkembang. Ia memahami bahwa kesempatan bermain tidak akan datang begitu saja dan harus diperjuangkan melalui kerja keras serta konsistensi.

“Saya harus terus meningkatkan porsi latihan dan mengikuti arahan pelatih. Persaingan di tim utama pasti berat, sehingga saya harus bekerja lebih keras agar bisa mendapatkan kepercayaan Coach Bima,” ujar Shobrian.

Promosi Fajar dan Shobrian sekaligus menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan pembinaan pemain muda di Persela Lamongan. Akademi tidak hanya menjadi tempat pengembangan pemain, tetapi juga menjadi jalur bagi talenta lokal untuk mendapatkan kesempatan menembus level profesional.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan kedua pemain tersebut. Setelah mendapatkan kontrak profesional, Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah harus terus menunjukkan perkembangan agar mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan skuad Persela.

Bagi keduanya, perjalanan menuju tim utama mungkin baru dimulai. Namun, kesempatan yang diberikan Bima Sakti dan manajemen Persela menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa produk akademi juga mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi Laskar Joko Tingkir di kompetisi musim 2026/27. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *