Hari Buruh 2026, Wakil Ketua II DPRD Ogan Ilir Ahmad Safei Soroti Hak Pekerja dan Lapangan Kerja Layak

INDRALAYA, viralsumsel.com – Peringatan Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap kontribusi para pekerja sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan ketenagakerjaan yang masih membutuhkan perhatian.

Di Kabupaten Ogan Ilir, perhatian terhadap pekerja dan buruh disampaikan Wakil Ketua II DPRD Ogan Ilir, Ahmad Safei. Mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Safei menyampaikan penghargaan kepada seluruh pekerja dan buruh yang selama ini telah mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Menurut Safei, roda perekonomian daerah tidak dapat berjalan tanpa dukungan masyarakat pekerja. Aktivitas produksi, pelayanan maupun berbagai sektor usaha setiap hari ditopang oleh tenaga dan dedikasi para pekerja.

Kerja keras tersebut bukan hanya berdampak terhadap kegiatan ekonomi, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Pekerja memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Ogan Ilir. Dedikasi dan kerja keras mereka harus mendapatkan penghargaan sekaligus perhatian yang nyata,” ujar Safei dalam pesan Hari Buruh 2026.

Hari Buruh Bukan Sekadar Seremonial

Safei menilai peringatan Hari Buruh seharusnya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial atau ucapan penghormatan kepada pekerja.

Lebih dari itu, momentum tersebut perlu menjadi ruang untuk melihat kembali kondisi ketenagakerjaan, termasuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi di tengah perkembangan ekonomi dan pembangunan daerah.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan memiliki arti yang lebih besar apabila turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kemajuan daerah idealnya diikuti dengan terciptanya lapangan pekerjaan yang layak, kepastian kerja serta lingkungan kerja yang sehat dan berkeadilan.

Karena itu, persoalan ketenagakerjaan perlu ditempatkan sebagai salah satu bagian penting dalam agenda pembangunan Kabupaten Ogan Ilir.

Pekerja membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, mendapatkan penghargaan atas keahlian, serta memperoleh perlindungan terhadap hak-hak dasar mereka.

Di sisi lain, dunia usaha juga membutuhkan iklim kerja yang kondusif agar kegiatan ekonomi dapat terus berkembang dan mampu membuka kesempatan kerja secara berkelanjutan.

Dorong Hubungan Industrial yang Sehat

Safei menekankan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menyusun kebijakan dan menciptakan iklim ketenagakerjaan yang baik. Dunia usaha berkewajiban memastikan hubungan kerja berjalan sesuai ketentuan dan prinsip keadilan. Sementara pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas serta keberlangsungan kegiatan ekonomi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ogan Ilir Ungkap Keluhan Warga di Paripurna: Jalan Rusak, BPJS Tidak Aktif, Bantuan Dinilai Tak Tepat Sasaran

Karena itu, komunikasi antara pekerja, perusahaan, pemerintah, DPRD dan berbagai elemen masyarakat harus terus dibangun.

Menurut Safei, hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan dunia kerja yang sehat.

Jika muncul perbedaan kepentingan antara pekerja dan perusahaan, penyelesaian melalui komunikasi dan dialog dinilai menjadi langkah yang lebih baik. Dengan demikian, persoalan dapat dicari jalan keluarnya tanpa berkembang menjadi konflik yang merugikan kedua belah pihak.

Hubungan kerja yang sehat juga akan menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi perusahaan sekaligus memberikan rasa aman bagi pekerja.

Lapangan Kerja Layak Jadi Perhatian

Selain perlindungan hak pekerja, Safei juga menyoroti pentingnya memperluas ketersediaan lapangan pekerjaan yang layak di Kabupaten Ogan Ilir.

Menurutnya, pekerjaan memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan menjadi sumber utama bagi banyak keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, ketersediaan lapangan kerja tidak cukup hanya dilihat dari jumlahnya. Kualitas pekerjaan juga menjadi hal yang penting.

Masyarakat membutuhkan pekerjaan yang memberikan kepastian, penghargaan terhadap keterampilan dan pengalaman, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Semakin banyak masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak, semakin besar pula peluang untuk memperkuat daya beli dan menggerakkan perekonomian daerah.

Karena itu, semangat Hari Buruh 2026 di Ogan Ilir diharapkan dapat mendorong pemerintah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan kesempatan kerja yang lebih baik.

Pembangunan Ogan Ilir Butuh Kolaborasi

Dalam momentum Hari Buruh, Safei juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Ogan Ilir.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak dengan peran yang saling melengkapi.

Pemerintah dan DPRD berperan dalam merancang kebijakan serta melakukan pengawasan. Dunia usaha memiliki peran strategis dalam mengembangkan aktivitas ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan. Sementara pekerja menjadi salah satu kekuatan utama yang memastikan berbagai kegiatan ekonomi dapat berjalan.

Baca Juga :  DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

Kolaborasi tersebut harus dibangun berdasarkan kepentingan bersama.

Pemerintah membutuhkan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang produktif sekaligus iklim usaha yang kondusif. Sementara pekerja membutuhkan kepastian, perlindungan dan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Jika seluruh unsur tersebut dapat berjalan secara seimbang, pembangunan Ogan Ilir diharapkan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

Pekerja Bagian Penting dari Kemajuan Ogan Ilir

Peringatan Hari Buruh 2026 menjadi momentum bagi DPRD Kabupaten Ogan Ilir untuk memberikan penghormatan kepada seluruh pekerja dan buruh atas kontribusi yang telah diberikan selama ini.

Bagi Safei, pekerja bukan sekadar bagian dari proses produksi. Mereka merupakan bagian penting dari masyarakat yang memiliki hak untuk memperoleh kehidupan yang layak, aman dan sejahtera.

Kerja keras para pekerja berlangsung setiap hari di berbagai sektor dan menjadi salah satu kekuatan yang menjaga aktivitas perekonomian tetap bergerak.

Karena itu, penghargaan terhadap buruh tidak seharusnya berhenti pada momentum Hari Buruh. Apresiasi tersebut perlu diwujudkan melalui langkah nyata dalam meningkatkan perlindungan, kesejahteraan dan kesempatan kerja.

Wakil Ketua II DPRD Ogan Ilir Ahmad Safei mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat kerja sama dalam mewujudkan Ogan Ilir yang lebih maju, sejahtera dan inklusif.

“Semangat Hari Buruh harus diwujudkan melalui perhatian dan kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat bagi pekerja. Perlindungan hak, kesempatan kerja dan kesejahteraan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Dengan demikian, Hari Buruh tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan pekerja, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus dibangun bersama dengan menempatkan pekerja sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan.

Pemerintah, DPRD, dunia usaha dan pekerja diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar pertumbuhan ekonomi Ogan Ilir berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada akhirnya, pekerja yang terlindungi, dunia usaha yang berkembang dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Ogan Ilir yang semakin maju dan sejahtera. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *