Kas Hartadi Fokus Bangun PSMS, Tak Ajak Putranya King Erick Cantona ke Medan

MEDAN, viralsumsel.com – Pelatih senior Kas Hartadi resmi memulai kiprahnya bersama PSMS Medan sebagai arsitek utama menghadapi kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026.

Ia langsung memimpin sesi latihan perdana skuad Ayam Kinantan dan menyatakan kesiapan tim dalam menyongsong musim kompetisi baru.

“Jumlah pemain PSMS saat ini ada 27 orang. Kami sudah mulai menjalani program latihan sebagai persiapan menghadapi Liga 2 musim ini,” kata Kas Hartadi dalam keterangannya, belum lama ini.

Namun, ada satu nama yang cukup familiar yang justru tidak terlihat dalam skuad racikan Kas Hartadi kali ini: King Erick Cantona — bukan legenda sepak bola Prancis milik Manchester United, melainkan putra kandung Kas Hartadi sendiri.

Menanggapi absennya sang putra dari skuad PSMS, Kas Hartadi memberikan penjelasan lugas. Ia mengaku dengan sengaja tidak membawa Cantona ke Medan karena ingin melihat sang anak berkembang secara mandiri tanpa campur tangan dirinya sebagai pelatih kepala.

Baca Juga :  Klasemen Sementara Liga Inggris : Arsenal Masih Kokoh di Puncak, Beda 8 Angka

“Memang sengaja tidak saya ajak. Saya ingin dia berkembang di tempat lain. Sekarang dia sudah bergabung dengan Sriwijaya FC,” ungkap mantan pelatih PSIS Semarang dan Kalteng Putra tersebut.

Pada musim sebelumnya, saat menukangi PSKC Cimahi, Kas Hartadi sempat memberi kesempatan kepada Cantona untuk memperkuat tim tersebut. Dalam musim debutnya di Liga 2, Cantona tampil dua kali — saat PSKC menghadapi PSPS Pekanbaru (21 September 2024) dan Persikota Tangerang (19 Oktober 2024). Menariknya, dalam dua laga tersebut, PSKC berhasil meraih kemenangan.

King Erick Cantona lahir pada 23 Desember 2004 dan menempati posisi yang sama dengan ayahnya saat masih aktif bermain, yaitu sebagai bek kanan atau sayap kanan. Sebagai mantan pemain tim nasional yang pernah meraih medali emas bersama Indonesia di SEA Games 1991 Manila, Kas Hartadi tentu berharap putranya dapat meniti karier dengan prestasi lebih baik dan berkembang secara maksimal di bawah bimbingan pelatih lain.

Baca Juga :  Sriwijaya Mania Minta Yu Hyun Koo Dilego

Kas Hartadi juga menegaskan bahwa tidak hanya urusan profesional yang membuatnya sendiri di Medan, tetapi juga pertimbangan keluarga. Sang istri dan dua anaknya yang lain masih menetap di Jakarta karena alasan pendidikan.

“Adik-adiknya sekolah di Jakarta, jadi saya juga tidak bisa membawa mereka ke Medan,” ucap pelatih yang dikenal sebagai salah satu juru taktik yang cukup berpengalaman di kompetisi kasta kedua Indonesia itu.

Kini, tanpa sang anak di sisinya, Kas Hartadi fokus penuh membangun kekuatan PSMS Medan. Ia ditargetkan membawa tim kebanggaan publik Sumatra Utara ini kembali ke masa kejayaan, dengan meraih tiket promosi ke Liga 1 — sesuatu yang sudah lama dinantikan oleh para suporter fanatik PSMS, terutama para pendukung fanatik di tribun Teladan. (Lib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *