BANDA ACEH, viralsumsel.com – Situasi tak biasa mewarnai laga pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 antara Persiraja Banda Aceh kontra Sriwijaya FC di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (28/3/2026) malam WIB.
Tim tuan rumah dipastikan tidak akan mengenakan jersey kebanggaan mereka yang berwarna oranye. Sebagai gantinya, Laskar Rencong harus tampil dengan kostum tandang berwarna biru demi menghindari benturan warna dengan tim tamu.
Keputusan tersebut diambil dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang berlangsung di Kyriad Muraya Hotel pada Jumat (27/3/2026). Dalam forum tersebut terungkap bahwa Sriwijaya FC hanya membawa satu set jersey, yakni berwarna kuning.
Warna tersebut dinilai terlalu mirip dengan jersey utama Persiraja, sehingga berpotensi mengganggu visibilitas pemain di lapangan, terutama karena pertandingan digelar pada malam hari dengan pencahayaan lampu stadion.
Match commissioner bersama perangkat pertandingan sebenarnya telah memberikan waktu kepada pihak Sriwijaya FC untuk menghadirkan alternatif jersey. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada solusi yang dapat diambil.
Akhirnya, demi kelancaran pertandingan, pihak tuan rumah harus mengalah dan menggunakan jersey tandang.
Situasi ini tentu menjadi perhatian tersendiri, mengingat dalam regulasi kompetisi setiap tim diwajibkan membawa lebih dari satu set jersey untuk mengantisipasi kemungkinan benturan warna.
“Dalam aturan sudah jelas bahwa tim tamu harus menyiapkan opsi jersey lain. Jika tidak dipenuhi, tentu ada konsekuensi yang bisa dikenakan,” ujar salah satu perwakilan panitia pertandingan, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi.
Meski harus tampil dengan warna berbeda di kandang sendiri, Persiraja tetap bertekad tampil maksimal di hadapan pendukungnya. Laga ini menjadi momentum penting bagi mereka untuk menjaga posisi di papan klasemen.
Di sisi lain, Sriwijaya FC datang dengan motivasi tersendiri. Meski telah dipastikan terdegradasi, tim asal Palembang itu tetap berambisi memberikan perlawanan sengit dan mencuri poin di Lampineung.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung menarik, tidak hanya dari sisi persaingan di lapangan, tetapi juga karena dinamika unik yang terjadi sebelum laga dimulai. (bbs)






