Kominfo Muba Siapkan 5 Program Strategis untuk Percepatan Transformasi Digital 2027

SEKAYU, viralsumsel.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan rencana pembangunan sektor komunikasi dan informatika dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan rencana kerja perangkat daerah untuk tahun mendatang.

Forum yang dilaksanakan di Virtual Room Kantor Dinkominfo Muba pada Selasa (10/03/2026) tersebut mengangkat tema “Akselerasi Program Pembangunan untuk Mewujudkan Musi Banyuasin Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.”

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam merancang program pembangunan yang lebih efektif, khususnya di bidang transformasi digital.

Kepala Dinkominfo Muba melalui Kepala Bidang Komunikasi Publik, Jerry Rinoldy, menjelaskan bahwa forum perangkat daerah memiliki peran penting dalam merumuskan program strategis yang mampu mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Oleh karena itu, perencanaan program yang matang menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan program-program yang dirancang mampu memperkuat sistem pemerintahan digital, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Pencak Silat Muba Borong 4 Emas di Porprov Korpri Sumsel 2025

Dalam pemaparannya, Dinkominfo Muba menargetkan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan digital melalui berbagai indikator strategis. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pemerintahan Digital yang diproyeksikan mencapai angka 3,4 pada tahun 2030.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) serta penguatan implementasi program Satu Data Muba guna mendukung pengelolaan data pemerintahan yang lebih terintegrasi dan akurat.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian dalam upaya percepatan transformasi digital di daerah. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di sejumlah wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, serta isu keamanan dan privasi data yang semakin kompleks.

Selain itu, keterbatasan sistem pengelolaan data serta infrastruktur digital yang belum merata juga menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan digital yang optimal.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Dinkominfo Muba merancang sejumlah program strategis yang akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027. Secara keseluruhan, terdapat 5 program utama, 11 kegiatan, dan 37 subkegiatan yang dirancang untuk memperkuat pembangunan sektor komunikasi dan informatika di daerah tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Palembang dan Yonif 200 Raider Jajaki Kerja Sama Pembinaan Siswa Bermasalah

Sementara itu, Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin turut berperan dalam melakukan verifikasi dan memberikan arahan strategis terhadap rancangan program yang diusulkan. Hal ini bertujuan agar seluruh rencana kegiatan tetap selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.

Perencana Ahli Muda Bappeda Muba, Tri Mulyadi, menjelaskan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan.

Menurutnya, berbagai usulan program yang dibahas dalam forum tersebut merupakan gambaran kebutuhan pembangunan yang ideal bagi daerah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pada tahap selanjutnya seluruh usulan program tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pada Tahun Anggaran 2027.

“Program yang dirumuskan dalam forum ini merupakan kebutuhan pembangunan yang ideal. Namun implementasinya tetap akan menyesuaikan dengan kapasitas fiskal pemerintah daerah pada tahun anggaran yang bersangkutan,” jelasnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap perencanaan pembangunan di sektor komunikasi dan informatika dapat semakin terarah, terintegrasi, serta mampu mendukung percepatan transformasi digital daerah.

Dengan perencanaan yang matang dan dukungan berbagai pihak, transformasi digital di Musi Banyuasin diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *