Pemkab Muba Percepat Transformasi Posyandu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Pelayanan Dasar Terintegrasi

SEKAYU, Viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat melalui percepatan transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Upaya tersebut diwujudkan dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Musi Banyuasin yang berlangsung di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Sekayu, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menempatkan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Rapat koordinasi dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Muba Hj. Patimah Toha, Staf Ahli TP PKK Muba Liliyani Abdur Rohman Husen, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus TP PKK, Tim Pembina Posyandu, serta menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Muba Hj. Patimah Toha menegaskan bahwa transformasi Posyandu merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Baca Juga :  TP PKK Muba Sambut Hangat Studi Tiru PKK OKU Selatan, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga

Menurutnya, Posyandu kini memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu juga menjadi pusat koordinasi berbagai layanan dasar yang melibatkan banyak perangkat daerah.

“Transformasi Posyandu bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Ini adalah gerakan bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader Posyandu, hingga seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Berbagai Capaian Semester I 2026

Dalam kesempatan tersebut, Patimah juga memaparkan sejumlah capaian yang telah direalisasikan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Muba sepanjang Semester I Tahun 2026.

Beberapa program strategis yang telah dilaksanakan antara lain registrasi Surat Keputusan (SK) Posyandu Desa melalui seluruh kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin, penyampaian registrasi kelembagaan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 102 SK Kepengurusan Posyandu serta 59 SK Tim Pembina Posyandu Desa.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pembinaan langsung ke desa-desa guna mempercepat proses registrasi kelembagaan, menyelenggarakan peringatan Hari Posyandu Nasional bersama lintas OPD, menerbitkan Buku Pintar Posyandu Kabupaten Musi Banyuasin, hingga melaksanakan Rapat Koordinasi Posyandu Semester I Tahun 2026.

Baca Juga :  Kejari dan Pemkab Muba Perkuat Edukasi Antikorupsi di Momentum Hakordia 2025

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Sultan M. Syah, menilai implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membutuhkan komitmen kuat seluruh pemerintah daerah agar transformasi Posyandu berjalan efektif.

Ia menjelaskan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu harus dibarengi dengan koordinasi lintas sektor sehingga seluruh pelayanan dasar dapat terintegrasi dalam satu sistem yang lebih efektif.

“Posyandu kini menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, sinergi antarperangkat daerah menjadi faktor utama agar implementasi kebijakan ini berjalan maksimal,” jelasnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan, Desy Nova. Ia memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dinilai berhasil mempercepat proses registrasi kelembagaan Posyandu hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, tertib administrasi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola Posyandu sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Pada akhir kegiatan, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Muba juga menyerahkan Buku Pintar Posyandu, buku administrasi, serta panduan operasional Posyandu sebagai pedoman bagi kader dalam menjalankan pelayanan di lapangan. (dev/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *