PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama. Hal tersebut tercermin saat Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi Panitia Pelaksana Natal Oikumene Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (17/12/2025).
Audiensi ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Perayaan Natal Oikumene Sumatera Selatan Tahun 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari 2026 mendatang. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai toleransi di Bumi Sriwijaya.
Ketua Panitia Pelaksana Natal Oikumene Sumsel, Brigjen Pol. Hisar Sialagan, memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan yang akan melibatkan umat Kristiani lintas denominasi, baik Kristen maupun Katolik. Tak hanya itu, perayaan ini juga direncanakan dihadiri unsur TNI, Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi di Sumatera Selatan.
Menurut Brigjen Pol. Hisar, Natal Oikumene tahun ini diproyeksikan akan diikuti sekitar 5.000 peserta, sehingga memerlukan dukungan dan koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan khidmat.
Ia pun berharap Gubernur Sumsel berkenan memberikan dukungan moril sekaligus arahan strategis demi menyukseskan agenda tahunan yang sarat makna persatuan tersebut.
Menanggapi hal itu, Gubernur Herman Deru menyatakan dukungan penuh Pemprov Sumsel terhadap pelaksanaan Natal Oikumene 2026. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dan perayaan keagamaannya dengan aman dan nyaman.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Herman Deru mengungkapkan bahwa Palembang Sport and Convention Center (PSCC) telah disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, PSCC memiliki kapasitas serta sarana pendukung yang memadai untuk menampung ribuan peserta.
“PSCC sangat representatif untuk kegiatan berskala besar. Fasilitasnya lengkap dan mampu menunjang kelancaran acara,” ujarnya.
Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk menghadiri perayaan Natal Oikumene tersebut, sepanjang tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Dalam arahannya, Herman Deru turut mengusulkan agar keterlibatan ratusan gereja di Sumatera Selatan dapat ditampilkan dalam rangkaian acara, baik melalui doa bersama, paduan suara, maupun kegiatan keagamaan lainnya. Ia menilai keterlibatan aktif tersebut akan memperkaya makna spiritual sekaligus menambah semarak perayaan Natal Oikumene.
Lebih jauh, Herman Deru menegaskan bahwa Natal Oikumene bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan simbol toleransi, persatuan, dan kedamaian dalam keberagaman masyarakat Sumatera Selatan.
“Sumsel adalah rumah bagi keberagaman. Natal Oikumene harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan menjaga harmoni antarumat beragama,” tegasnya. (win)












