Banner Iklan Pemprov Sumsel Vaksin Booster

Iklan OKI
Banner Iklan HUT Pemkab Muba 2022
Ilustrasi perampokan toko emas. Foto : net
Ilustrasi perampokan toko emas. Foto : net

Pengakuan Mengejutkan Pelaku Perampokan Toko Emas Pasar Sungai Lilin 

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Sempat beredar kabar jika pelaku perampokan di Toko Emas Cahaya Murni Pasar Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Kamis (26/3/2020) siang lalu, berjumlah 5-6 orang.

Namun kabar tersebut dibantah salah satu pelaku perampokan. Ya, dia adalah M Nasir (44). M Nasir sendiri berhasil ditangkap Aparat Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Sabtu (28/3 /2020) pagi dini hari tadi.

Pria asal Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir ini dilumpuhkan dengan cara ditembak di kedua kakinya.

Karena itu Nasir harus mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Palembang. Disela perawatan dia mengaku hanya bertugas membawa mobil.

“Seluruh ado wong 8 (pelakunya) Pak. Aku idak tahu tugas yang lain, tugas aku cuma bawak mobil bae dan pas beraksi aku nunggu di mobil,” akunya.

Baca Juga :   Patuhi UU No. 9 Tahun 1998, Habib Mahdi Shahab Batal Gelar “Aksi Akbar Rakyat Sumsel”

Hanya memberi tahu kasus perampokan toko emas di Toko Emas Cahaya Murni Pasar Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Kamis (26/3/2020) siang lalu.

Perampokan di siang bolong tersebut sempat menggegerkan publik. Dimana video detik detik perampokan sempat viral di media sosial.

Dalam video tersebu pelaku terlihat menggunakan senjata api. Dengan jumlah lebih dari lima orang.

Begitu datang ke toko di jalan lintas Timur Palembang – Jambi tersebut para pelaku langsung menldongkan senjata api. Setelah itu para pelaku mengambil emas yang berjumlah kurang lebih 7 kg dan uang tunai sekitar Rp60 Juta.

Namun pelarian para pelaku tidak berlangsung lama. Itu setelah tiga orang pelaku berhasil diringkus Aparat Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Baca Juga :   Sembilan Kamera Electronic Bakal Dipasang Pantau Pelanggar Lalin di Palembang

Selain Nasir, dua pelaku lain terpaksa ditembak. Kedua tersangka yakni Pendi (40), Mali (48) yang ditembak mati.

Dua pelaku Pendi dan Mali keduanya sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel namun di tengah perjalanan nyawanya tidak tertolong lagi.

“Nanti, Kapolda yang langsung merilis ungkap kasusnya,” ujar Direktur Ditreskrim Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH. (dev)

Iklan OKI

Check Also

Kepala Kejaksaan Negeri OKI, Dicky Darmawan SH membagikan brosur kepada para pengendara di simpang lampu merah, Kayuagung, Kamis (29/9/2022). Foto : viralsumsel.com/fir

Inovasi Kajari OKI,  Jaksa Masuk Desa hingga Tempat Ibadah

viralsumsel.com, KAYUAGUNG –  Banyak cara yang dilakukan untuk mengajak masyarakat sadar hukum. Salah satunya yang dilakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *