PS Barito Putera U19 Kembali Tumbang, Lini Belakang Jadi Sorotan Usai Dikalahkan Persiku Kudus U19

BEKASI, viralsumsel.com – PS Barito Putera U19 kembali menelan hasil negatif dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2026.

Tim berjuluk Laskar Antasari Muda itu harus mengakui keunggulan Persiku Kudus U19 dengan skor 1-3 pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan 1 Akademi Garudayaksa, Rabu (8/4/2026).

Kekalahan ini memperpanjang tren kurang baik Barito Putera U19, setelah sebelumnya juga mengalami hasil serupa saat menghadapi FC Bekasi City U19. Dalam laga kali ini, Persiku tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan kelemahan lawan, khususnya di sektor pertahanan.

Persiku Kudus U19 membuka keunggulan menjelang turun minum melalui gol Damar Hasan pada menit ke-41. Keunggulan tersebut langsung digandakan oleh Maulana Aldiansyah tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-44. Memasuki babak kedua, tekanan Persiku belum mengendur, hingga akhirnya Muhammad Taufiq memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-74.

Baca Juga :  PSPS Pekanbaru U19 Raih Kemenangan Perdana, Hendika Pratama Cetak Hattrick Heroik

Barito Putera U19 hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui Deco Novero. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan maupun menghindarkan tim dari kekalahan kedua secara beruntun.

Pelatih Barito Putera U19, Dedeyan Surdani, secara terbuka mengakui bahwa lini belakang timnya menjadi titik lemah utama dalam pertandingan ini. Ia menilai koordinasi antarpemain masih belum solid, sehingga membuka celah bagi lawan untuk mencetak gol.

Menurutnya, beberapa kesalahan komunikasi di sektor pertahanan berujung fatal dan harus segera dibenahi. Selain itu, faktor kebugaran pemain juga menjadi perhatian serius, mengingat padatnya jadwal pertandingan yang dijalani dalam waktu singkat.

Dedeyan mengungkapkan bahwa kondisi tim semakin berat dengan absennya sejumlah pemain inti akibat akumulasi kartu dan cedera. Hal tersebut membuat tim tidak tampil dengan kekuatan penuh, sehingga berdampak pada performa secara keseluruhan.

Baca Juga :  Persela Lamongan Bangkit, Taklukkan Deltras FC 2-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Meski demikian, ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam hasil negatif ini. Fokus utama saat ini adalah membangkitkan mental pemain serta memperbaiki kekompakan tim untuk menghadapi laga berikutnya.

Kekalahan ini menjadi alarm bagi Barito Putera U19 untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam memperbaiki koordinasi lini belakang dan menjaga kondisi fisik pemain. Dengan kompetisi yang masih panjang, peluang untuk bangkit tetap terbuka jika perbaikan dapat dilakukan secara konsisten. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *