Statistik Bicara: Sriwijaya FC Seret Produktivitas, Pertahanan Bekerja Keras di Liga 2 2025/26

PALEMBANG, viralsumsel.com — Performa Sriwijaya FC hingga pekan ke-13 Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2025/26 menunjukkan gambaran jelas mengenai persoalan yang tengah dihadapi tim kebanggaan Sumatera Selatan tersebut.

Data statistik memperlihatkan ketimpangan antara kerja keras lini pertahanan dan tumpulnya produktivitas lini serang.

Sepanjang 13 pertandingan, Sriwijaya FC baru mampu mencetak 11 gol. Catatan ini terbilang rendah untuk tim yang menargetkan persaingan papan atas. Dari sisi kreativitas, Laskar Wong Kito hanya mengoleksi 8 assist, menandakan minimnya aliran bola matang ke lini depan.

Dari total 107 percobaan tembakan, hanya 51 yang mengarah ke gawang, dengan rasio konversi gol yang masih jauh dari ideal. Statistik ini mempertegas masalah efektivitas penyelesaian akhir yang terus menghantui Sriwijaya FC sejak awal musim.

Meski demikian, dari sisi penguasaan dan distribusi bola, Sriwijaya FC mencatat 1.977 umpan sepanjang kompetisi berjalan. Angka tersebut menunjukkan tim masih berupaya membangun permainan, namun sering kali gagal menerjemahkan dominasi menjadi peluang berbahaya.

Baca Juga :  Farmel Hatta Palembang Raih Kemenangan Kedua Beruntun Liga Top Skor Sumsel U-16 2025

Berbeda dengan lini depan, sektor pertahanan justru bekerja ekstra keras. Sriwijaya FC membukukan 201 tekel, 173 clearance, serta 282 intersep, sebuah indikasi kuat bahwa tim kerap berada dalam tekanan lawan.

Tingginya angka intersep dan sapuan menandakan lini belakang dipaksa bertahan lebih dalam di banyak pertandingan.

Gol-gol Sriwijaya FC sendiri tersebar dalam beberapa laga, di antaranya saat menahan imbang Persikad 3-3 di Pakansari, mencetak dua gol saat kalah tipis 2-3 dari Persiraja Banda Aceh, serta masing-masing satu gol ke gawang PSMS Medan, FC Bekasi City, Sumsel United, Garudayaksa FC, dan PSMS Medan pada pertemuan kedua.

Namun, fakta bahwa gol-gol tersebut tidak berujung kemenangan menjadi catatan penting. Lemahnya koordinasi bertahan dan kurangnya daya gedor membuat Sriwijaya FC kerap kebobolan di momen krusial.

Baca Juga :  Drama Adu Penalti, Lazio Singkirkan Bologna dan Lolos ke Semifinal Coppa Italia

Secara keseluruhan, statistik hingga pekan ke-13 menegaskan bahwa Sriwijaya FC membutuhkan evaluasi menyeluruh. Peningkatan ketajaman lini depan, keseimbangan antar lini, serta perbaikan organisasi pertahanan menjadi pekerjaan rumah besar jika Laskar Wong Kito ingin keluar dari tren negatif dan kembali bersaing di Liga 2 musim ini.

Bagi publik Palembang dan Sumatera Selatan, data ini menjadi alarm keras bahwa kerja keras saja belum cukup. Perubahan strategi dan konsistensi performa mutlak diperlukan agar Sriwijaya FC tidak semakin tertinggal dalam persaingan Pegadaian Championship 2025/26. (bbs)

Statistik Sriwijaya FC Hingga Pekan 13

  • ⚽ Gol: 11

  • 🎯 Assist: 8

  • 🥅 Shot on Target: 51 dari 107

  • 🔄 Umpan: 1.977

  • 💥 Tackle: 201

  • 🛡️ Clearance: 173

  • 👀 Intersep: 282

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *