OGAN ILIR, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus mendorong penguatan sinergi dengan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan sektor kesehatan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri).
Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., didampingi Staf Ahli dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, secara resmi membuka kegiatan PBL sekaligus menerima penyerahan mahasiswa PBL Angkatan 2023 FKM Universitas Sriwijaya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pendopoan Kawasan Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Rabu (3/6/2026).
Kehadiran mahasiswa FKM Unsri di Kabupaten Ogan Ilir diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan penerapan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung.
Wabup Ardani Apresiasi Peran Perguruan Tinggi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ardani menyampaikan apresiasi kepada Universitas Sriwijaya yang terus berkomitmen mencetak generasi muda berkualitas melalui proses pembelajaran yang memadukan teori dengan pengalaman langsung di lapangan.
Menurut Ardani, pembelajaran di luar ruang kelas memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa. Terlebih bagi mahasiswa kesehatan masyarakat yang nantinya dituntut mampu memahami berbagai persoalan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat.
Melalui PBL, mahasiswa memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi sosial dan kesehatan masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memahami berbagai persoalan yang mungkin tidak sepenuhnya dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran teoritis.
“Praktik Belajar Lapangan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Pengalaman langsung di tengah masyarakat akan membantu membentuk kompetensi serta kesiapan mereka menghadapi dunia kerja maupun pengabdian,” ujar Ardani.
Mahasiswa Diharapkan Beri Kontribusi
Lebih lanjut, Ardani menegaskan Pemkab Ogan Ilir menyambut baik kegiatan akademik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di sejumlah wilayah nantinya dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kesehatan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi dengan masyarakat, menggali berbagai persoalan yang ada serta memberikan masukan berdasarkan keilmuan yang dimiliki.
Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami karakteristik masyarakat dan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan di lapangan.
Ardani berharap mahasiswa dapat menjalankan kegiatan PBL dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun pihak-pihak terkait di wilayah tempat mereka melaksanakan kegiatan.
Selain memperoleh pengalaman akademik, mahasiswa diharapkan dapat meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Kesehatan Butuh Kolaborasi Berkelanjutan
Wakil Bupati Ardani juga menilai pembangunan sektor kesehatan membutuhkan perhatian dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, organisasi terkait dan masyarakat.
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus mendorong pengembangan pengetahuan di bidang kesehatan. Sementara pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sinergi kedua pihak diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan pendekatan yang lebih efektif dalam menangani persoalan kesehatan di daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin baik,” tegas Ardani.
Jadi Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa
Pelaksanaan PBL FKM Unsri Angkatan 2023 di Kabupaten Ogan Ilir diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa dapat belajar mengenali persoalan kesehatan, memahami kebutuhan masyarakat serta melihat bagaimana berbagai program kesehatan diterapkan di lapangan.
Pengalaman tersebut sekaligus dapat melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, analisis masalah dan penyusunan solusi yang menjadi bagian penting dari kompetensi tenaga kesehatan masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan memperoleh manfaat melalui kegiatan edukasi dan berbagai program yang dilaksanakan mahasiswa selama PBL.
Dengan adanya interaksi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan tercipta pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Pemkab Ogan Ilir berharap kegiatan PBL FKM Unsri dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif selama pelaksanaannya. Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kerja sama dengan dunia pendidikan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan Universitas Sriwijaya, pembangunan kesehatan diharapkan dapat terus diperkuat. Tidak hanya melalui peningkatan pelayanan, tetapi juga melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan PBL tersebut pada akhirnya diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. (rin/ion)









