Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar. Foto : viralsumsel.com/adi
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar. Foto : viralsumsel.com/adi

Yulian Gunhar : DPR RI Minta Penjelasan Langsung Pemerintah Terkait Kebijakan Larangan Ekspor Batu Bara

viralsumsel.com, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar meminta penjelasan langsung Kementerian ESDM terkait dengan dikeluarkannya larangan ekspor bagi pelaku usaha pertamabangan batu bara. Mengingat kebijakan pelarangan ekspor itu, menurutnya sangat mengagetkan bagi negera Indonesia yang notabene sebagai penghasil batu bara terbesar ketiga di dunia.

“Kami mau tanyakan secara konkrit saja kepada Pak Dirjen minerba, karena keluarnya surat larangan ekspor bagi pelaku usaha pertambangan, membuat kaget kita sebagai anggota DPR juga masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah bahwa ketersedian batu bara kita diperkirakan tidak mencukupi untuk pembangkit listrik. Padahal negara Indonesia dalah pengekspor batu bara terbesar ketiga di dunia,” katanya, dalam rapat kerja antara Komisi VII dengan Kementerian ESDM, Kamis (13/1/2022), membahas mengenai pemenuhan Domestic Market Obligation/DMO batu bara serta isu energi lainnya, di kompleks parelemen DPR RI, Jakarta.

Baca Juga :   Punya Jiwa Kepemimpinan, FH : Zainal Abidin Layak Jadi Walikota Palembang 2024

Keterangan resmi dari pemerintah, dalam hal ini Kemetnerian ESDM, terlebih lagi dengan kronologis hingga kebijakan itu keluar, menurutnya sangat penting. Apalagi kebijakan pelarangan ekspor batu bara itu tidak saja mengagetkan, namun menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyaraka dan juga di antara anggota DPR sendiri.

“Yang ingin saya tanyakan, coba Pak Dirjen jelaskan kronologisnya, sampai mengeluarkan surat larangan ekspor itu. Karena respon kami sebagai anggota DPR, dengan kebijakan itu, bermacam-macam. Fraksi PDIP saja menyikapinya dengan beragam statemen. Ada yang mendukung, ada pula yang meminta klarifikasi,” katanya.

Dalam forum itu, Gunhar juga menyayangkan tindakan Kementerian ESDM yang sempat mengeluarkan surat larangan ekspor batu bara, dan kemudian melakukan relaksasi dengan membuka kembali kran ekspor batu bara, namun tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan DPR RI, sebagai lembaga pengawas kebijakan tersebut.

Baca Juga :   Besok, Demokrat Sumsel Gelar Rapat Pemenangan Pilkada Serentak Bersama Tim Satgas Bapilu  

“Semua anggota komisi VII dalam rapat ini, sepertinya sangat menyayangkan jika pemerintah, dalam kebijakan membuka relaksasi ekspor itu, tanpa berkoordinasi dengan DPR sebagai pengawas kebijakan itu.

Selain itu, politisi Anggota DPR RI Dapil Sumatera Selatan (Sumsel II) ini juga meminta pihak Kementerian ESDM menjelaskan secara terang benderang serta detail mengenai perusahaan tambang batu bara yang menghindari kewajiban dari pembayaran domestic market obligation (DMO). Sehingga menyebabkan Indonesia terancam kekurangan pasokan batu bara. Agar publik tahu

“Tolong dijelaskan secara detail, terutama perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi DMO. Agar kita tahu duduk persoalan seperti apa sehingga bisa memberikan respon semestinya,” pungkasnya. (adi)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H Muchendi Mahzarekki Ishak Mekki. FOTO :VIRALSUMSEL.COM

Muchendi Diberi Amanah Jadi Sekretaris Demokrat Sumsel

viralsumsel.com, PALEMBANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumsel melakukan perombakan kepengurusan. Itu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *