PALEMBANG, viralsumsel.com – Manajemen Sriwijaya FC menegaskan akan melakukan pembenahan besar-besaran setelah melalui satu putaran kompetisi tanpa kemenangan—sebuah situasi yang diakui belum pernah terjadi sepanjang sejarah perjalanan klub.
Kondisi tersebut menjadi momentum bagi Laskar Wong Kito untuk mengevaluasi tim secara menyeluruh, termasuk menentukan siapa saja pemain yang layak dipertahankan untuk menghadapi putaran berikutnya.
Juru Bicara Manajemen Sriwijaya FC, Muhammad Moeslim, menyampaikan bahwa manajemen kini bergerak cepat dalam proses evaluasi dan rekrutmen pemain. Menurutnya, kebutuhan Sriwijaya FC bukan hanya sebatas kualitas teknis, tetapi juga faktor loyalitas dan dedikasi terhadap tim.
“Kami membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan individu yang baik, tetapi juga yang benar-benar memiliki hati untuk Sriwijaya FC,” ujarnya. “Ketika pemain punya rasa memiliki terhadap klub, daya juangnya di lapangan pasti terlihat. Kualitas itu penting, tetapi bermain dengan hati dan punya attitude yang baik adalah hal yang tidak bisa ditawar.”
Moeslim menegaskan bahwa evaluasi komprehensif tengah dilakukan oleh jajaran manajemen, mulai dari Wakil Presiden Klub, Direktur Olahraga, hingga pelatih kepala Budi Sudarsono. Mereka akan menentukan komposisi pemain yang tetap dipertahankan dan yang harus dilepas.
“Kita melalui satu putaran tanpa kemenangan. Itu belum pernah terjadi dan menjadi sinyal kuat bahwa evaluasi harus dilakukan. Tim pelatih bersama manajemen akan memutuskan siapa yang tetap bersama Sriwijaya FC dan siapa yang tidak,” paparnya.
Seleksi Terbuka bagi Pemain Trial
Dalam upaya mempercepat proses pembentukan tim, Sriwijaya FC membuka peluang bagi pemain yang ingin menjalani trial. Proses seleksi akan dilakukan pada pemusatan latihan (TC) mendatang untuk melihat kemampuan pemain secara langsung.
“Konsepnya sederhana, semua pemain incaran akan kami lihat dulu melalui trial selama TC. Jika performanya sesuai kriteria, barulah kami kontrak,” kata Moeslim.
Tak hanya pemain yang sudah dipantau, pemain yang mengirimkan curriculum vitae (CV) juga diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Hal ini dilakukan agar manajemen memiliki banyak opsi, mengingat waktu bursa transfer semakin mepet.
“Waktu sangat terbatas. Karena itu, semua CV pemain kita terima dulu untuk dipertimbangkan. Jika ada yang cocok, kita bisa langsung ambil keputusan,” tambahnya.
Sriwijaya FC kini bergerak cepat untuk membangun ulang kekuatan tim. Harapannya, kombinasi pemain berkualitas dan bertalenta, ditambah loyalitas serta karakter yang kuat, dapat membawa Laskar Wong Kito kembali kompetitif di putaran berikutnya. (bbs)







