OKI, viralsumsel.com – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki, menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) muda sebagai motor penggerak perubahan dalam tubuh birokrasi.
Hal tersebut disampaikannya saat melantik 30 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, Senin (30/3/2026).
Dalam sambutannya, Muchendi menekankan bahwa transformasi birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga membutuhkan energi baru dari generasi muda yang inovatif, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan.
“Sebagai ASN yang telah resmi bertugas, saya berharap saudara-saudara mampu berkolaborasi dengan rekan kerja dan pimpinan. Kita butuh ide-ide segar, gagasan baru, serta masukan yang konstruktif untuk mendorong inovasi dan memberikan warna baru di lingkungan Pemkab OKI,” ujarnya.
Meski jumlah ASN yang dilantik terbilang tidak banyak, Muchendi menegaskan bahwa kualitas dan kontribusi jauh lebih penting dibandingkan kuantitas. Ia berharap para ASN muda ini mampu memberikan dampak signifikan bagi kemajuan daerah.
“Walaupun jumlahnya sedikit, dari yang sedikit ini harus mampu menghadirkan perubahan besar. Jadilah pembeda yang membawa energi positif dalam birokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia meminta para ASN yang baru dilantik agar menjadi andalan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Tidak hanya menjalankan tugas administratif, mereka juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program-program pembangunan daerah secara aktif dan progresif.
“Banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Saya berharap saudara-saudara bisa menjadi motor penggerak di OPD masing-masing, membantu program pimpinan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Muchendi juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik daerah. Menurutnya, ASN bukan hanya bekerja untuk pemerintah, tetapi juga menjadi representasi wajah pelayanan publik di mata masyarakat.
“Jaga nama baik Kabupaten OKI. Tunjukkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat yang profesional, berdedikasi, dan mampu membawa daerah ini menuju kemajuan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, menjelaskan bahwa seluruh peserta pelantikan telah melalui tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Sebanyak 30 orang CPNS Formasi Tahun 2024 hari ini resmi diangkat menjadi PNS. Seluruhnya telah memenuhi persyaratan dan melewati proses seleksi sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, sekaligus mendorong lahirnya birokrasi yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (zep)













