JAKARTA, viralsumsel.com — Rangkaian 10 pertandingan pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/26 telah rampung digelar dan menyajikan berbagai fakta menarik yang patut disorot.
Pekan ini menjadi salah satu momen krusial karena kompetisi telah memasuki fase akhir putaran kedua, sebelum memasuki putaran ketiga yang akan menentukan nasib klub dalam perburuan promosi maupun upaya bertahan.
Sorotan utama pekan ke-17 datang dari penampilan gemilang Jacinto Junior Conceicao Cabral, penyerang Sumsel United FC.
Pemain asal Brasil tersebut mencuri perhatian publik setelah sukses mencetak hattrick saat menghadapi Sriwijaya FC. Pertandingan bertajuk derby Sumatera Selatan itu berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (24/1/2026).
Dalam laga tersebut, Sumsel United tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 5-0 atas Laskar Wong Kito. Kemenangan besar ini tidak hanya mempertegas keunggulan Sumsel United di laga tersebut, tetapi juga mengokohkan posisi mereka di papan atas Grup 1 (Grup Barat) dengan raihan 30 poin. Hattrick Jacinto Cabral pun menjadi salah satu catatan individu terbaik di pekan ini.
Catatan menarik berikutnya datang dari Rical Vieri, gelandang bertahan Persiba Balikpapan, yang mencatatkan statistik defensif impresif. Rical menjadi pemain dengan jumlah intersep terbanyak pada pekan ke-17, yakni 10 intersep, saat Persiba menghadapi pemuncak klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur), PS Barito Putera.
Performa solid Rical Vieri turut berperan besar dalam kemenangan mengejutkan Persiba Balikpapan yang berhasil menundukkan Barito Putera dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa disiplin bertahan mampu menjadi kunci meraih hasil maksimal, meski menghadapi lawan yang secara peringkat lebih diunggulkan.
Masih dari Persiba Balikpapan, nama Bintang Arrahim juga mencatatkan statistik menonjol. Ia menjadi pemain dengan sapuan terbanyak pada pekan ke-17, dengan total 11 sapuan, menunjukkan kontribusi penting dalam menjaga pertahanan timnya tetap solid.
Sementara itu, dari catatan kolektif tim, FC Bekasi City menorehkan rekor sebagai tim pertama musim ini yang mencatatkan lebih dari 300 sapuan, tepatnya 304 sapuan hingga pekan ke-17. Statistik ini mencerminkan gaya bermain disiplin dan fokus pada kekuatan lini belakang.
Tak kalah menarik, PSS Sleman juga mencatatkan rekor ofensif dengan menjadi tim pertama yang membukukan lebih dari 600 sentuhan di kotak penalti lawan, yakni 606 sentuhan hingga pekan ke-17. Data ini menunjukkan agresivitas dan intensitas serangan yang tinggi sepanjang musim.
Dengan beragam catatan menarik tersebut, publik sepak bola nasional tentu menantikan kejutan apa lagi yang akan hadir pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/26. Laga akhir pekan nanti sekaligus menjadi penutup putaran kedua, sebelum kompetisi memasuki putaran ketiga yang akan menjadi fase paling menentukan dalam perebutan target masing-masing tim. (bbs)












