
viralsumsel.com, MEDAN- Pemerintah Kota Medan menerima bantuan berupa 30 ton beras dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk meringankan beban warga terdampak banjir. Bantuan ini juga dilengkapi 300 paket sembako, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah salat.
Wali Kota Medan, Rico Waas, mengatakan bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke warga yang masih terdampak banjir. “Kondisi Kota Medan belum sepenuhnya pulih, banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan,” ujarnya, Minggu (14/12).
Rico menekankan, bantuan dari UEA ini menunjukkan solidaritas internasional terhadap korban bencana hidrometeorologi di Sumatera, khususnya Medan.
“Kami sangat menghargai dukungan Uni Emirat Arab dan Bulan Sabit Merah UEA, yang telah menyalurkan bantuan ke Posko Bencana Kota Medan,” tambahnya.
Bencana hidrometeorologi, menurut Rico, masih bisa terjadi. Hujan deras disertai angin kencang melanda Medan pada Sabtu (13/12), sehingga pemerintah kota tetap harus waspada dan menyiapkan logistik serta peralatan darurat bagi warga.
Selain distribusi bantuan, Wakil Duta Besar UEA juga menyampaikan keinginan menjajaki kerja sama lebih luas dengan Kota Medan. Peluang yang dibahas mencakup bidang pendidikan, kuliner, dan kebudayaan. “Yang penting saat ini adalah apresiasi kami terhadap solidaritas dan dukungan yang diberikan,” jelas Rico.
Bantuan internasional untuk korban bencana di Sumatera menjadi perhatian publik, meski pemerintah pusat belum membuka sepenuhnya keran bantuan tersebut. Pemerintah juga belum menetapkan status tanggap darurat bencana nasional.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, telah membuka bantuan internasional. Bahkan, ia mengirim surat kepada lembaga PBB untuk mendukung penanganan pascabencana di Aceh. (mel)












