viralsumsel.com, SEMARANG — PSIS Semarang kembali bergerak aktif di bursa transfer Pegadaian Championship 2025/2026. Terbaru, manajemen Laskar Mahesa Jenar resmi memulangkan bek tengah M. Rio Saputro, sosok yang sudah tidak asing bagi publik Stadion Jatidiri.
Kembalinya Rio Saputro diharapkan menjadi solusi atas rapuhnya lini pertahanan PSIS yang belakangan kerap menjadi sorotan. Sebelumnya, PSIS telah lebih dulu mendatangkan dua bek tengah berpengalaman, Aldair Simanca dan Otavio Dutra. Kehadiran Rio diyakini akan melengkapi komposisi pertahanan sekaligus menghadirkan kedalaman skuad yang lebih solid.
Nama Rio Saputro memiliki ikatan emosional yang kuat dengan PSIS Semarang. Pemain kelahiran Jepara ini pernah menjadi bagian penting Laskar Mahesa Jenar sejak 2016 hingga 2023. Salah satu momen paling bersejarah adalah ketika Rio ikut mengantarkan PSIS promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2017.
Dengan postur ideal 184 sentimeter, Rio dikenal sebagai bek tengah yang kuat dalam duel udara, disiplin dalam menjaga area pertahanan, serta memiliki ketenangan dalam membaca permainan. Setelah meninggalkan PSIS, ia sempat memperkuat Malut United FC dan PSPS Pekanbaru sebelum akhirnya kembali berseragam biru kebanggaan warga Semarang.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Andhika, menegaskan bahwa kepulangan Rio Saputro bukan sekadar nostalgia, tetapi bagian dari strategi tim untuk memperbaiki performa.
“Kami mendatangkan kembali Rio untuk semakin memperkuat lini belakang. Dengan pengalaman yang ia miliki dan latar belakangnya sebagai pemain yang pernah membawa PSIS promosi, kami berharap kehadirannya bisa menambah motivasi dan kepercayaan diri tim, khususnya di sektor pertahanan,” ujar Reza.
Saat ini, PSIS Semarang masih berada dalam tekanan besar di papan bawah klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/26. Kekalahan telak 0-3 dari Deltras FC pada pekan ke-16 di Stadion Jatidiri semakin memperburuk posisi tim asuhan Jafri Sastra.
Hasil tersebut membuat PSIS tertahan di peringkat ke-9 dengan koleksi delapan poin, sebuah posisi yang jauh dari kata aman. Persaingan di Grup Timur yang semakin ketat memaksa PSIS untuk segera berbenah jika tak ingin terus terjebak di zona berbahaya.
Dengan bergabungnya kembali Rio Saputro, manajemen berharap lini belakang PSIS lebih solid dan mampu menjadi fondasi kebangkitan tim pada sisa musim kompetisi. Publik Semarang pun menanti apakah “pulangnya sang mantan pahlawan” bisa membawa perubahan nyata bagi Laskar Mahesa Jenar. (bbs)













