PALEMBANG, viralsumsel.com — Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, mengungkapkan faktor utama di balik keberhasilan timnya menaklukkan FC Bekasi City dengan skor tipis 2-1 pada laga pekan ke-13 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Senin (29/12) sore, dan menjadi penutup manis Sumsel United di akhir tahun 2025.
Menurut Nilmaizar, kemenangan tersebut bukan semata-mata hasil strategi di atas lapangan, melainkan buah dari kebersamaan dan kekompakan yang terus dibangun di dalam tim. Ia menegaskan bahwa rasa saling percaya antar pemain menjadi fondasi utama performa positif Sumsel United sepanjang kompetisi.
“Kunci utamanya adalah kebersamaan. Para pemain saling mendukung dan percaya satu sama lain. Ketika ada yang melakukan kesalahan, tidak boleh ada sikap saling menyalahkan,” ujar Nilmaizar dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Mantan pelatih Sriwijaya FC itu menambahkan, menjaga kekompakan tim tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga dibangun sejak sesi latihan hingga aktivitas di luar lapangan. Ia secara konsisten memanfaatkan momentum latihan harian untuk mempererat hubungan antar pemain, disertai komunikasi terbuka melalui diskusi dan silaturahmi.
Nilmaizar berharap ikatan kekeluargaan yang telah terbangun dapat terus terjaga hingga akhir musim. Baginya, suasana harmonis dalam tim menjadi kekuatan besar yang tidak boleh terganggu oleh apa pun.
Dalam menanamkan nilai kebersamaan, pelatih asal Sumatera Barat tersebut kerap memberikan ilustrasi sederhana kepada para pemainnya. Ia menekankan bahwa sepak bola adalah permainan kolektif yang tidak bisa dijalankan secara individual.
“Saya selalu mengingatkan pemain, burung bisa terbang karena memiliki dua sayap. Tidak mungkin terbang hanya dengan satu. Begitu juga sepak bola, kita butuh bantuan rekan setim, tidak bisa bermain sendiri,” tuturnya.
Selain faktor kebersamaan, Nilmaizar juga menaruh perhatian besar pada kedisiplinan dan keseriusan pemain saat latihan. Ia tak segan memberikan teguran keras apabila ada pemain yang kurang fokus atau tidak menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal.
Hasilnya, sikap disiplin tersebut terbawa hingga pertandingan. Para pemain tampil fokus, menjalankan taktik dengan baik, dan mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.
Kemenangan atas FC Bekasi City membuat Sumsel United mengoleksi 23 poin dari 13 pertandingan dan finis di peringkat ketiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat Pegadaian Championship 2025/26. Tambahan tiga poin ini juga membuat Sumsel United menyamai perolehan poin Adhyaksa FC Banten di posisi kedua, meski masih kalah dalam catatan head to head.
Dalam laga tersebut, dua gol kemenangan Sumsel United dicetak oleh Juninho Cabral pada menit ke-56 dan Rachmad Hidayat pada menit ke-69. Sementara FC Bekasi City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Farhan Fadillah menit ke-76.
Bagi FC Bekasi City, kekalahan ini berdampak pada posisi klasemen. Mereka harus turun ke peringkat kelima setelah Persiraja Banda Aceh naik ke urutan keempat usai menahan imbang Garudayaksa FC dengan skor 1-1. Kedua tim sama-sama mengoleksi 19 poin dari 13 laga. (bbs)












