Bekasi, viralsumsel.com – Sriwijaya FC U-19 berhasil mencuri perhatian pada laga perdana Grup D Elite Pro Academy Championship U19 2026 usai bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC U-19. Pertandingan berlangsung di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Kamis (2/4/2026), dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Kedua tim tampil agresif dan saling menekan sepanjang pertandingan. Namun, kebuntuan baru pecah di babak kedua saat Sriwijaya FC U-19 berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Ghimas Tiar pada menit ke-52.
Tertinggal satu gol membuat Garudayaksa FC U-19 meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-60 ketika Muhammad Iqbal sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Situasi semakin menantang bagi tuan rumah setelah Roman Badawi harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah pada menit ke-77. Bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan, Garudayaksa tetap mampu menjaga keseimbangan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Garudayaksa U-19, Azhari Alamsyah, memberikan apresiasi atas mental bertanding anak asuhnya. Ia menilai hasil pertandingan bukan satu-satunya indikator keberhasilan dalam kompetisi usia muda.
Menurutnya, aspek pengembangan pemain menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya proses pembelajaran dan pembentukan karakter selama kompetisi berlangsung.
“Dalam kompetisi usia muda, yang paling utama adalah perkembangan pemain. Hasil tentu penting, tetapi bagaimana pemain bisa berkembang dan memiliki mental kuat itu yang lebih utama,” ujarnya dengan nada berbeda dari pernyataan sebelumnya.
Azhari juga menyoroti ketangguhan mental timnya saat harus bermain dengan 10 orang. Ia mengaku bangga melihat para pemain tetap solid dan tidak kehilangan fokus meski berada dalam tekanan.
“Situasi kartu merah menjadi ujian, tapi saya melihat para pemain mampu merespons dengan baik. Ini menunjukkan mental mereka terus berkembang,” tambahnya.
Meski puas dengan semangat juang yang ditunjukkan, tim pelatih tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan performa di laga berikutnya. Pembenahan akan difokuskan pada aspek teknis dan konsistensi permainan.
Hasil imbang ini menjadi modal penting bagi Garudayaksa FC U-19 dalam menghadapi persaingan ketat di Grup D. Sementara bagi Sriwijaya FC U-19, satu poin dari laga tandang ini menjadi awal positif dalam mengarungi kompetisi EPA 2026. (bbs)






