Timnas U-19 Indonesia Raih Peringkat Ketiga ASEAN Boys Championship 2026, Nova Arianto Fokus Benahi Kekompakan dan Fisik Pemain

DELI SERDANG, VIRALSUMSEL.COM – Tim Nasional Indonesia U-19 menutup kiprahnya di ajang ASEAN Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 dengan hasil positif.

Garuda Nusantara sukses mengamankan posisi ketiga setelah menundukkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu.

Kemenangan tersebut menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Nova Arianto setelah sebelumnya gagal melangkah ke partai final akibat kalah dari Australia pada babak semifinal.

Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak oleh Muhammad Al Gazani Dwi Sugandi pada menit ke-62. Gol bermula dari skema bola mati yang dieksekusi dengan baik melalui sepak pojok Isfandyar Abdillah. Al Gazani yang berada di posisi tepat berhasil memaksimalkan peluang untuk membobol gawang Kamboja dan memastikan kemenangan Merah Putih.

Meski hanya finis di peringkat ketiga, pelatih Timnas U-19 Indonesia Nova Arianto tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menunjukkan semangat dan kerja keras sepanjang turnamen.

Menurut Nova, pencapaian di ASEAN Boys Championship 2026 bukan menjadi tujuan utama. Turnamen ini lebih difokuskan sebagai sarana evaluasi dan pemantauan kualitas pemain menjelang agenda yang lebih penting, yakni Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

“Syukur alhamdulillah para pemain mampu tampil maksimal dan menutup turnamen dengan kemenangan. Namun, masih banyak aspek yang harus diperbaiki dan dievaluasi agar tim ini bisa berkembang lebih baik ke depan,” ujar Nova usai pertandingan.

Baca Juga :  Achmad Jufriyanto: Legenda Hidup yang Kembali Persembahkan Gelar untuk Persib

Fokus Pembenahan Kekompakan dan Kebugaran

Nova mengungkapkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sebelum menghadapi persaingan di level Asia. Dua aspek yang menjadi perhatian utama adalah kekompakan permainan dan kondisi fisik para pemain.

Menurut mantan bek Timnas Indonesia tersebut, chemistry antarpemain masih perlu ditingkatkan agar pola permainan tim semakin matang dan efektif saat menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.

Selain itu, faktor kebugaran fisik juga dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar yang diharapkan.

“Kekompakan dan kondisi fisik pemain masih menjadi catatan penting. Evaluasi akan terus dilakukan agar tim ini lebih siap menghadapi kompetisi berikutnya,” katanya.

Sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas tim, Nova berharap skuad Garuda Nusantara mendapatkan lebih banyak kesempatan menjalani pertandingan uji coba internasional.

Ia meyakini pengalaman menghadapi berbagai karakter permainan dari negara lain akan membantu pemain berkembang lebih cepat sekaligus meningkatkan mental bertanding mereka.

“Semakin banyak pertandingan uji coba yang dijalani, tentu kerja sama antarpemain akan semakin kuat. Pengalaman bertanding juga akan membuat mereka lebih matang menghadapi kompetisi resmi. Kami berharap ada dukungan agar tim bisa mendapatkan lebih banyak laga internasional,” ujarnya.

Alarm Menuju Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Perjalanan Indonesia di Piala AFF U-19 2026 memang belum sesuai harapan setelah gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi 2024.

Baca Juga :  Pemain Sriwijaya FC U-19 Dilirik Timnas U20? Ini Jawabannya

Kekalahan 0-1 dari Australia di babak semifinal menjadi pelajaran berharga bagi Garuda Nusantara. Hasil tersebut bahkan dianggap sebagai alarm penting karena Australia akan kembali menjadi lawan Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan bertolak ke Laos untuk mengikuti seluruh pertandingan Grup H pada akhir Agustus hingga awal September 2026.

Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Malaysia pada 31 Agustus 2026. Tiga hari kemudian, Garuda Nusantara dijadwalkan melawan tuan rumah Laos sebelum menghadapi Australia pada laga terakhir grup yang berlangsung 6 September 2026.

Pertandingan kontra Australia diprediksi menjadi laga krusial yang dapat menentukan peluang Indonesia meraih tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.

Sesuai regulasi, hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final. Sementara itu, tujuh tim peringkat kedua terbaik dari delapan grup juga akan mendapatkan tiket untuk mendampingi para juara grup.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Timnas Indonesia U-19 diharapkan mampu melakukan pembenahan di berbagai sektor agar tampil lebih kompetitif dan mampu mewujudkan target lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *