PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menghadiri Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Palembang yang digelar di Kantor PTTUN Palembang, Kamis (4/12/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan lembaga peradilan tersebut yang kini memasuki usia tiga tahun sebagai penjaga keadilan di bidang tata usaha negara.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kemajuan signifikan yang dicapai PTTUN Palembang sejak pertama kali berdiri. Ia mengingat kembali momen awal ketika SK pembentukan telah keluar, namun fasilitas operasional masih sangat terbatas.
“Waktu itu SK sudah ada, tetapi gedung belum tersedia. Kebetulan Pemprov Sumsel memiliki gedung yang bisa dipinjamkan, dan langsung kami fasilitasi agar operasional dapat berjalan,” kenang Herman Deru.
PTTUN Palembang Melayani Lima Provinsi
Gubernur menegaskan bahwa keberadaan PTTUN Palembang sangat strategis karena melayani perkara tata usaha negara dari lima provinsi di wilayah Sumatera bagian selatan. Ia menilai kualitas para hakim yang bertugas di PTTUN Palembang sangat mumpuni, mengingat proses seleksi dilakukan dengan standar ketat.
Selama tiga tahun terakhir, kata Herman Deru, PTTUN Palembang menunjukkan perkembangan pesat, baik dari sisi infrastruktur, manajemen, maupun pelayanan publik. Gedung yang kini berdiri megah menjadi bukti komitmen pemerintah dan lembaga peradilan untuk menghadirkan layanan hukum yang lebih profesional dan modern.
“Tidak terasa sekarang sudah memasuki tahun ketiga. Gedungnya sudah megah, pelayanannya pun semakin baik. Saya mendukung penuh tema HUT kali ini karena sangat relevan dengan semangat PTTUN Palembang,” ujarnya.
Sinergi Pemda dan Lembaga Yudikatif Harus Tetap Terjaga
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menekankan pentingnya menjaga hubungan profesional antara pemerintah daerah dan lembaga yudikatif. Meskipun memiliki tugas pokok dan fungsi yang berbeda, menurutnya, kedua lembaga harus tetap bersinergi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Perbedaan tupoksi tidak boleh menjadi hambatan. Justru sinergi inilah yang memperkuat kualitas pelayanan publik dan memastikan keadilan dapat ditegakkan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Dorongan Modernisasi Peradilan dari Dirjen
Sementara itu, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Marsekal Muda TNI Yuwono Agung Nugroho, turut memberikan pengarahan. Ia mendorong jajaran PTTUN Palembang untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kedisiplinan aparatur.
Yuwono berharap PTTUN Palembang semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga peradilan modern yang memegang teguh prinsip inklusivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses peradilan.
Peringatan HUT ke-3 ini bukan hanya seremonial, melainkan menjadi titik evaluasi sekaligus penguatan komitmen antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan. Harapannya, PTTUN Palembang semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi yang menjunjung tinggi keadilan tata usaha negara. (win)











