PALEMBANG, viralsumsel.com – Di tengah situasi sulit yang tengah membelit Sriwijaya FC, secercah harapan muncul dari salah satu pemain kunci di lini tengah.
Gelandang serang Nugroho Fatchur Rochman mengisyaratkan masih memiliki keinginan untuk tetap berseragam Laskar Wong Kito pada putaran kedua kompetisi Pegadaian Championship League 2025/2026, meski hingga kini belum berani memberikan kepastian mutlak.
Saat dimintai konfirmasi terkait masa depannya bersama Sriwijaya FC, Nugroho memilih menjawab dengan nada hati-hati. Ia mengaku masih belum bisa banyak berbicara mengenai kelanjutan kariernya di klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.
“Belum bisa berkata-kata dulu,” ungkap Nugroho singkat, memberi sinyal bahwa situasi internal klub masih menjadi pertimbangan besar sebelum mengambil keputusan.
Pemain kelahiran Surabaya, 8 September 1996 itu juga menyampaikan harapan mendalam agar Sriwijaya FC segera mendapat solusi dari berbagai persoalan yang tengah dihadapi. Menurutnya, kehadiran sosok atau pihak yang peduli dan mau membantu klub sangat dibutuhkan agar Sriwijaya FC mampu bertahan dan bangkit.
“Semoga ada orang baik yang mau membantu Sriwijaya FC,” ucap Nugroho, sebuah pernyataan sederhana namun sarat makna di tengah krisis manajemen dan keterbatasan finansial yang melanda klub.
Sebagaimana diketahui, Sriwijaya FC saat ini berada dalam kondisi tidak ideal. Krisis pemain, keterlambatan persiapan tim, hingga perubahan struktur manajemen menjadi tantangan serius di sepanjang musim Pegadaian Championship 2025/2026. Situasi tersebut turut memengaruhi psikologis pemain, termasuk mereka yang selama ini menjadi andalan tim.
Nugroho Fatchur Rochman sendiri merupakan salah satu pemain berpengalaman yang perannya cukup vital di lini tengah. Karakter permainannya yang kreatif dan mampu mengatur tempo membuat kehadirannya masih dibutuhkan, terutama jika Sriwijaya FC ingin melakukan perombakan dan kebangkitan di putaran kedua.
Isyarat bertahannya Nugroho setidaknya memberi angin segar bagi suporter Sriwijaya FC. Di tengah ketidakpastian, loyalitas dan komitmen pemain menjadi faktor penting untuk menjaga eksistensi klub.
Namun demikian, keputusan akhir tetap sangat bergantung pada langkah konkret manajemen dalam menata ulang tim, memperbaiki kondisi internal, serta memaksimalkan momentum bursa transfer.
Publik sepak bola Sumatera Selatan kini menanti, apakah harapan Nugroho akan sejalan dengan realitas yang mampu diwujudkan manajemen. Perjuangan Sriwijaya FC saat ini bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang menjaga keberlangsungan dan marwah klub legendaris yang pernah berjaya di kancah nasional. (bbs)












