BEKASI, viralsumsel.com – Kekalahan kembali menimpa Sriwijaya FC pada pekan ke-19 Putaran III Pegadian Championship 2025/2026.
Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Laskar Wong Kito harus mengakui keunggulan FC Bekasi City dengan skor tipis 0-1, Senin (16/2) sore.
Gol semata wayang tim tamu tercipta di masa injury time babak pertama. Hasil ini membuat posisi Sriwijaya FC semakin terpuruk dan ancaman degradasi kian nyata.
Dominasi Tanpa Gol
Sejak awal laga, Sriwijaya FC tampil menekan. Kombinasi lini tengah dan penetrasi dari sektor sayap menghasilkan sejumlah peluang berbahaya.
Sepakan keras Aaron Yekti sempat memaksa kiper Bekasi City, Ikram Al Ghifari, bekerja keras di bawah mistar. Namun, efektivitas kembali menjadi persoalan klasik yang belum terpecahkan.
Momentum dramatis terjadi di menit 90+2. Sundulan Rizky Dwi Nugraha membentur mistar dan bola terlihat melewati garis gawang. Namun wasit Ikhsan Prasetya Jati memutuskan tidak mengesahkan gol tersebut tanpa pengecekan VAR, memicu protes keras dari para pemain tuan rumah.
Tekad Sang Kapten
Kapten Sriwijaya FC, Joko Susilo, menegaskan bahwa timnya belum akan mengibarkan bendera putih.
“Kami belum menyerah. Selama peluang itu masih ada, kami akan berjuang sampai titik terakhir,” tegasnya.
Meski demikian, situasi di papan klasemen tak bisa dipungkiri sangat berat. Sriwijaya FC kini terbenam di dasar klasemen Grup Barat dengan hanya dua poin. Secara matematis memang belum terdegradasi, namun selisih 19 poin dari zona play-off yang ditempati Persekat Tegal menjadi tantangan yang nyaris mustahil.
Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, Laskar Wong Kito harus berjuang habis-habisan demi menjaga asa bertahan di kompetisi dan menghindari bayang-bayang turun kasta ke Liga Nusantara. (BBS)







