Budi Sudarsono Terapkan Aturan Unik: Pemain Sriwijaya FC Wajib Makan Malam Bareng Tiap Hari!

PALEMBANG, viralsumsel.com Pelatih anyar Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, langsung menerapkan disiplin ketat dalam keseharian tim sejak resmi menukangi Laskar Wong Kito.

Salah satu aturan pertama yang diberlakukan pelatih berjulukan Budigol itu adalah kewajiban makan malam bersama seluruh pemain setiap pukul 18.30 WIB di ruang makan Mess SFC, Miracle Homestay, Jalan Tombak, Sekip Palembang.

“Saya minta seluruh pemain membiasakan diri makan malam bersama setiap jam setengah tujuh. Tidak boleh makan di kamar, semuanya harus di ruang makan,” tegas Budi Sudarsono.

Menurut eks striker tim nasional Indonesia tersebut, aturan sederhana ini memiliki filosofi mendalam.

Ia ingin menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan solidaritas tim, terutama di tengah situasi sulit yang sedang dialami Sriwijaya FC.

Baca Juga :  Coach Azul Puji Escobar, Isyaratkan Jadi Kapten Baru Sriwijaya FC

Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Sumsel itu masih tertahan di dasar klasemen Pegadaian Championship 2025/26.

“Kita butuh kerja sama dan kekompakan. Sekarang posisinya sedang tidak mudah. Jadi, lewat hal kecil seperti makan bersama, saya ingin pemain saling mengenal, saling menguatkan,” ujar mantan pemain Sriwijaya FC musim Liga 1 2009/2010 itu.

Budigol menilai, kekompakan di luar lapangan akan berpengaruh besar terhadap performa di dalam lapangan.

Ia menekankan bahwa membangun tim tidak hanya soal taktik dan fisik, tetapi juga soal chemistry dan rasa saling percaya antar pemain.

Sementara itu, Kapten Sriwijaya FC, Ganjar Mukti Muhardiyana, menyambut positif aturan baru tersebut.

Ia menilai langkah Budi Sudarsono merupakan strategi penting untuk membentuk karakter tim yang solid dan menumbuhkan semangat kebersamaan.

Baca Juga :  Hasil Lengkap Pekan Kedelapan Pegadaian Championship 2025/26: Adhyaksa FC Pesta Gol, Sumsel United Ditahan Sriwijaya FC

“Coach Budi bukan asal menerapkan aturan, tapi sudah melalui pengamatan. Kegiatan seperti makan malam bersama ini membuat kami lebih dekat, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap tim,” ujar Ganjar yang lahir di Tangerang, 12 Juni 1994.

Mantan pemain PSIS Semarang itu menegaskan, kedekatan antar pemain di luar lapangan dapat menjadi modal besar untuk membangun kekompakan saat bertanding.

Dengan adanya perubahan disiplin dan semangat baru yang dibawa Budi Sudarsono, Sriwijaya FC berharap bisa segera bangkit dari keterpurukan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *