Palembang, viralsumsel.com — Di tengah kabar bahwa Sriwijaya FC akan segera memulai kembali latihan dan menggelar pemusatan latihan (training camp/TC), pelatih kepala Budi Sudarsono mengungkapkan fakta mengejutkan. Hingga lima hari jelang waktu yang disebut-sebut sebagai awal persiapan tim, dirinya mengaku belum menerima informasi resmi dari manajemen klub.
Pelatih yang akrab disapa Budigol itu menyebut hingga saat ini belum ada komunikasi terkait jadwal latihan maupun kelanjutan program tim menghadapi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.
“Ya, saya masih menunggu kabar dari manajemen,” ujar Budi Sudarsono saat dikonfirmasi wartawan, Kemarin (13/12/2025).
Kondisi ini tentu menimbulkan tanda tanya besar, mengingat Sriwijaya FC tengah berada dalam situasi sulit. Klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut masih berjuang keluar dari zona papan bawah dan menghadapi ancaman degradasi jika tak segera berbenah.
Meski demikian, Budigol menegaskan komitmennya untuk tetap mendampingi Sriwijaya FC. Ia mengaku menerima tawaran menjadi pelatih kepala bukan semata-mata soal pekerjaan, melainkan karena rasa cinta dan kepeduliannya terhadap klub kebanggaan Sumatera Selatan itu.
“Saya berani mempertaruhkan nama saya di sini (Sriwijaya FC, Red). Karena saya cinta Sriwijaya FC, saya peduli dengan Sriwijaya FC,” jelas mantan striker Timnas Indonesia tersebut.
Sebagai mantan penyerang Sriwijaya FC, Budi Sudarsono merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub yang pernah membesarkan namanya. Ia pun menyadari betul perbedaan peran yang kini ia jalani dibandingkan masa lalu.
“Saya juga pernah menjadi pemain Sriwijaya FC. Kalau dulu waktu masih main, bingung mau selebrasi bagaimana. Sekarang jadi pelatih, bingungnya bagaimana cara memenangkan pertandingan. Tantangannya jelas berbeda,” ujarnya sambil berseloroh.
Di tengah ketidakpastian jadwal latihan dan komunikasi manajemen, pertanyaan besar pun muncul: apakah Budigol masih optimistis Sriwijaya FC bisa bangkit dan selamat dari degradasi?
Menjawab hal tersebut, Budi Sudarsono menyebut bahwa dirinya masih memegang harapan, meski belum ada kepastian konkret dari pihak klub.
Situasi ini membuat publik dan suporter Sriwijaya FC semakin menunggu kejelasan arah klub. Kepastian manajerial dinilai menjadi faktor krusial untuk menyelamatkan Sriwijaya FC dari keterpurukan, sekaligus mendukung langkah Budigol dalam membangun kembali kekuatan tim di sisa musim. (bbs)













