Iklan Palembang Kota

KPK Tetapkan Empat Tersangka, Bupati Muba Ditahan 20 Hari

VIRALSUMSEL.COM, JAKARTA – KPK RI merilis hasil tangkap tangan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (16/10/2021) sore. Dalam rilis tersebut KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka suap berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa proyek infrastruktur di Kabupaten Muba.

Yakni DRA Bupati Muba 2017-2022, HM Kepala Dinas PUPR Muba, EU Kepala Bidang SDA/PPK Dinas PU PU Muba sebagai penerima suap serta SUH swasta yang merupakan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara sebagai pemberi suap. “Terkait dengan perkembangan hasil kegiatan tangkap tangan, di Muba, Jumat (15/10/2021) sebagimana pagi tadi sudah saya sampaikan.

Setelah melakukan permintaan keterangan terhadap pihak-pihak yang diamankan kemudian gelar perkara maka disimpulkan hasil dari kegiatan tangkap tangan dimaksud sore hari ini kami sampaikan. Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga :   Bukan Guru Ngaji, Tim Kelambit Amankan Kakek Cabul Anak di Bawah Umur di PALI 

Lanjut Alexander keempatnya adalah DRA Bupati Muba 2017-2022, HM Kepala Dinas PU PR Muba, EU Kepala Bidang SDA/PPK  Dinas PU PR Muba dan SUU Direktur PT Selaras Simpati Nusantara.

“Untuk keperluan proses penyidikan tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan terhadap para tersangka untuk ditahan selama 20 hari pertama, terhitung mulai hari ini sampai dengan 4 November 2021 nanti di Rutan KPK sebagai berikut. DRA ditahan di Rutan KPK Kapling C1, untuk tetap menjaga dan menghindari penyebaran Covid-19 para tersangka harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan masing-masing,” tukas dia.

Tersangka pemberi suap SUH akan disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga :   Innalilahi, Mbak Percha Putri Gubernur Sumsel Meninggal Dunia

Sedangkan para penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (win)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Tiga saksi pelapor dalam sidang dugaan perkara pemalsuan tanda tangan Di PN Kayuagung, rabu (18/5/2020). Foto : ist

Saksi Pelapor Sebut Tak Pernah Diundang Kades Rapat, Dokumen Ditandatangani

viralsumsel.com, KAYUAGUNG – Sidang perkara dugaan pemalsuan tandatangan dengan terdakwa Syamsul Bahri Kades Simpang Tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *